Batam | Komandan Pos TNI Angkatan Laut (Danpos TNI AL) Sambu, Letda Laut (P) Ramli Afifi, menghadiri acara Penutupan Musabaqah Tilawatil Al-Qur’an dan Hadits (MTQH) ke-XXXIV Tingkat Kecamatan Belakang Padang Tahun 2026 yang berlangsung khidmat di Lapangan Indera Sakti, Kelurahan Tanjung Sari, Minggu (9/2/2026) malam.
Kehadiran Danpos TNI AL Sambu tersebut merupakan bentuk dukungan TNI Angkatan Laut terhadap kegiatan keagamaan dan pembinaan generasi Qur’ani di wilayah pesisir, khususnya di Kecamatan Belakang Padang.
MTQH ke-XXXIV Tingkat Kecamatan Belakang Padang secara resmi ditutup oleh Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menandai berakhirnya seluruh rangkaian perlombaan yang diikuti kafilah dari seluruh kelurahan se-Kecamatan Belakang Padang.

Di sela-sela kegiatan, Letda Laut (P) Ramli Afifi menyampaikan apresiasinya atas suksesnya penyelenggaraan MTQH serta antusiasme masyarakat yang dinilai sangat tinggi selama pelaksanaan kegiatan.
“Kami mengapresiasi pelaksanaan MTQH ke-XXXIV ini yang berjalan dengan aman, tertib, dan penuh kekhidmatan. Kegiatan ini memiliki peran penting dalam membina generasi muda agar memiliki karakter, akhlak, dan kecintaan terhadap Al-Qur’an,” ujar Ramli Afifi.

Berdasarkan hasil penilaian resmi Dewan Hakim MTQH ke-XXXIV, Kelurahan Sekanak Raya berhasil ditetapkan sebagai Juara Umum I dengan total nilai 46, disusul Kelurahan Tanjung Sari sebagai Juara Umum II dengan nilai 24, dan Kelurahan Kasu di posisi Juara Umum III dengan nilai 15.
Penetapan para pemenang tersebut tertuang dalam Keputusan Dewan Hakim MTQ-H Nomor: 01/KPTS/DEWAN HAKIM/MTQ-H/II/2026, yang ditetapkan di Belakang Padang pada 8 Februari 2026, sekaligus menjadi dasar penentuan kafilah Kecamatan Belakang Padang untuk mengikuti MTQH Tingkat Kota Batam Tahun 2026.
Letda Laut (P) Ramli Afifi berharap kegiatan MTQH dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan menjadi sarana memperkuat nilai-nilai keagamaan serta persatuan di tengah masyarakat.
“Melalui kegiatan seperti MTQH ini, kita berharap lahir generasi Qur’ani yang berakhlak mulia, cinta agama, serta mampu menjadi benteng moral bagi bangsa,” pungkasnya.
Pewarta : M. Yusuf Suhaili





