Kebakaran Hutan Lindung Piayu Kembali Terjadi, Api Dekati Permukiman dan Fasilitas Umum

Batam | Kebakaran kembali melanda kawasan Hutan Lindung Piayu, tepatnya di sekitar Pancur Tower Dua, Kecamatan Seibeduk, Kota Batam, Selasa (10/2) sore. Api membakar area perbukitan yang berdekatan dengan permukiman warga GMP dan memicu kekhawatiran akan meluasnya kebakaran akibat tiupan angin yang cukup kencang.

Titik kebakaran berada di dataran tinggi dengan medan terjal. Untuk mencapai lokasi, diperlukan waktu sekitar 20 menit pendakian dari permukiman terdekat. Kondisi tersebut menyulitkan armada pemadam kebakaran menjangkau titik api secara langsung, sehingga proses pemadaman berlangsung cukup lama.

Berdasarkan informasi yang dihimpun awak media dilokasi, Api pertama kali terlihat sekitar pukul 17.00 WIB dan hingga malam hari, sekitar pukul 21.30 WIB, belum sepenuhnya berhasil dipadamkan. Kobaran api tidak hanya menghanguskan vegetasi di perbukitan, tetapi juga merambat ke kebun warga seluas kurang lebih tiga hektare yang berisi berbagai tanaman pertanian. Selain itu, sebuah kandang peternakan babi di lereng bukit turut terdampak kebakaran.

Besarnya api terlihat jelas dari Jembatan Barelang I. Nyala api yang menjulang di perbukitan menjadi penanda luasnya area yang terbakar dan memunculkan kekhawatiran akan dampak lanjutan, mengingat kawasan tersebut berada dekat dengan jalur aktivitas warga serta sejumlah fasilitas umum.

Kawasan perbukitan yang dikenal dengan sebutan Tebing Tinggi ini juga terhubung hingga ke area MP2. Wilayah tersebut kerap dilalui masyarakat, termasuk komunitas pecinta alam yang melakukan pendakian dan aktivitas tracking, terutama pada akhir pekan. Kondisi angin yang berubah-ubah dikhawatirkan dapat membuat api merambat lebih luas dan mengancam kebun, kandang ternak, hingga bangunan pendidikan di sekitarnya.

Peristiwa kebakaran di kawasan hutan lindung Piayu bukan kali pertama terjadi. Catatan menunjukkan kejadian serupa juga pernah melanda area yang sama pada tahun 2021, sehingga memunculkan dugaan adanya pola kebakaran berulang di lokasi tersebut.

Sementara itu, Kepala Bidang Operasional Dinas Pemadam Kebakaran Kota Batam, Andi, membenarkan adanya kebakaran di kawasan tersebut. Ia mengatakan petugas pemadam kebakaran telah dikerahkan sejak sore hari setelah menerima laporan kejadian.

“Petugas sudah menuju lokasi sejak sekitar pukul lima sore,” ujar Andi saat dikonfirmasi.

Namun demikian, hingga malam hari, penyebab pasti kebakaran belum dapat dipastikan. Andi juga menyebutkan bahwa proses pemadaman terkendala oleh kondisi medan dan banyaknya titik api yang berada di lokasi sulit dijangkau.

“Titik api berada di beberapa lokasi dan aksesnya cukup sulit,” katanya.

 

 

Pewarta : Said

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *