Kepala KUA Belakang Padang Abdul Majid, S.Sy Mengajak Pelajar SMAN 2 Batam Menemukan Nikmat Hidup di Bawah Naungan Al-Qur’an di Kegiatan Program BRUS Pesantren Ramadan

Belakang Padang | Langit mendung yang menggantung di atas lapangan SMAN 2 Batam siang itu justru menghadirkan suasana yang teduh dan penuh kekhidmatan. Di tengah hawa yang sejuk, ratusan siswa mengikuti kegiatan BRUS (Bina Remaja Usia Sekolah) dengan antusias dan semangat yang tak surut.

Kegiatan tersebut menghadirkan Kepala KUA Kecamatan Belakang Padang, Abdul Majid, S.Sy., sebagai narasumber utama, di SMA Negeri 2 Batam, Kamis (26/2). Dalam penyampaian materinya yang bertema “Nikmat Hidup di Bawah Naungan Al-Qur’an,” beliau mengajak para pelajar untuk merenungkan kembali posisi Al-Qur’an dalam kehidupan mereka, khususnya sebagai generasi muda yang hidup di era modern penuh tantangan.

Dengan gaya penyampaian yang tenang namun menyentuh, Abdul Majid menekankan bahwa Al-Qur’an bukan sekadar kitab suci untuk dibaca, tetapi pedoman hidup yang memberi arah, ketenangan jiwa, serta solusi atas berbagai persoalan remaja masa kini. Ia mengingatkan bahwa di tengah derasnya arus informasi dan pengaruh digital, para pelajar membutuhkan pegangan yang kokoh agar tidak kehilangan jati diri.

“Hidup di bawah tuntunan Al-Qur’an,” ungkapnya, “akan melahirkan pribadi yang berakhlak mulia, disiplin, serta memiliki tujuan hidup yang jelas.” Pesan tersebut disambut dengan perhatian penuh dari para siswa yang menyimak setiap penjelasan dengan khidmat.

Beliau juga mengajak para peserta untuk membiasakan diri membaca, memahami, dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari—baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun pergaulan. Menurutnya, kedekatan dengan Al-Qur’an akan menjadi cahaya yang menerangi langkah dan menjadi benteng moral dalam menghadapi berbagai godaan zaman.

Meski cuaca tampak mendung, semangat para siswa tidak redup. Justru suasana tersebut semakin memperkuat nuansa spiritual kegiatan. BRUS kali ini bukan sekadar agenda pembinaan rutin, melainkan momentum refleksi bagi para pelajar untuk memperkuat iman dan membangun karakter Islami yang tangguh.

Melalui kegiatan ini, diharapkan lahir generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kokoh secara spiritual menjadikan Al-Qur’an sebagai cahaya kehidupan dan kompas dalam menapaki masa depan.

 

 

Pewarta : M. Yusuf Suhaili
Sumber : Humas KUA BLP

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *