Batam | Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belakang Padang terus memperkuat pengawasan terhadap keberadaan dan aktivitas orang asing melalui Rapat Tim Pengawasan Orang Asing (TimPORA) yang digelar pada Rabu (1/4) di HARRIS Resort Batam Waterfront.
Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam meningkatkan sinergi dan koordinasi lintas sektor, seiring dengan semakin dinamisnya mobilitas orang asing di wilayah perbatasan. Rapat dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belakang Padang, Tedy Wibisono, dan diikuti oleh jajaran Pejabat Struktural Seksi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian (Inteldakim).

Turut hadir dalam forum tersebut perwakilan dari berbagai instansi strategis, mulai dari unsur kecamatan dan kelurahan, TNI, Polri, Kantor Urusan Agama (KUA), hingga instansi pemerintah lainnya yang memiliki peran penting dalam pengawasan orang asing di wilayah.
Kehadiran Kepala Bidang Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Kepulauan Riau, Denni Tresno Sulistianto, turut memberikan penguatan melalui arahan terkait optimalisasi fungsi pengawasan. Ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menghadapi kompleksitas pergerakan orang asing yang terus berkembang.

Dalam sambutannya, Tedy Wibisono menegaskan bahwa TimPORA merupakan garda terdepan dalam membangun koordinasi antarinstansi untuk mendeteksi secara dini potensi pelanggaran keimigrasian. Menurutnya, efektivitas pengawasan sangat bergantung pada soliditas komunikasi, pertukaran informasi, serta kesamaan persepsi antaranggota tim di lapangan.
“Melalui forum ini, kita dorong penguatan kerja sama yang lebih konkret dan responsif, sehingga setiap potensi pelanggaran dapat diantisipasi dengan cepat dan tepat,” ujarnya.
Rapat tersebut menghasilkan sejumlah langkah strategis, di antaranya peningkatan intensitas operasi gabungan, optimalisasi sistem pelaporan berbasis wilayah, serta penguatan peran aparat kewilayahan dalam mendukung pengawasan orang asing.
Dengan sinergi yang semakin solid, pengawasan terhadap orang asing di wilayah Kepulauan Riau, khususnya Belakang Padang, diharapkan dapat berjalan lebih efektif, terintegrasi, dan adaptif terhadap tantangan ke depan.
Kantor Imigrasi Belakang Padang pun menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus pengawasan keimigrasian, sebagai bagian dari upaya menjaga kedaulatan negara dan stabilitas keamanan di wilayah perbatasan.
Pewarta : M. Yusuf Suhaili





