Bulog Batam Gelar Sosialisasi Penyaluran Bantuan Pangan di Belakang Padang, 3.428 Warga Akan Terima Beras dan Minyak Goreng

Belakang Padang | Perum Bulog Kantor Cabang Batam menggelar sosialisasi penyaluran bantuan pangan bagi masyarakat Kecamatan Belakang Padang yang akan menerima alokasi bantuan periode Februari–Maret 2026, Kamis (11/6). Kegiatan yang berlangsung di Kantor Camat Belakang Padang tersebut dihadiri unsur pemerintah kecamatan, para lurah, TNI, Polri, serta berbagai pihak terkait guna memastikan penyaluran bantuan berjalan lancar, tepat sasaran, dan tanpa kendala di lapangan.

Sosialisasi ini menjadi langkah awal sebelum bantuan pangan disalurkan kepada masyarakat penerima manfaat. Dalam kegiatan tersebut, berbagai aspek teknis penyaluran dibahas secara bersama-sama, mulai dari mekanisme distribusi, kesiapan petugas, hingga koordinasi antarinstansi agar proses penyaluran dapat berjalan efektif dan tertib.

Adi dari Satgas Bulog Cabang Batam menjelaskan bahwa sosialisasi dilakukan sebagai bentuk persiapan sekaligus koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan yang terlibat dalam pelaksanaan program bantuan pangan pemerintah.

Menurutnya, dukungan seluruh stakeholder di Kecamatan Belakang Padang sangat diperlukan agar program bantuan pangan dapat berjalan sukses dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Kami melaksanakan sosialisasi terlebih dahulu sebelum bantuan disalurkan kepada masyarakat. Harapannya seluruh stakeholder Kecamatan Belakang Padang, mulai dari pemerintah kecamatan, kelurahan, hingga pihak-pihak terkait lainnya dapat bersama-sama membantu dan menyukseskan program bantuan pangan pemerintah ini,” ujarnya.

Adi menjelaskan, setiap penerima bantuan akan memperoleh beras sebanyak 20 kilogram dan minyak goreng sebanyak 4 liter. Total penerima bantuan pangan di seluruh Kecamatan Belakang Padang mencapai 3.428 orang yang tersebar di enam kelurahan.

Ia berharap bantuan tersebut dapat membantu meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari, terutama di tengah berbagai tantangan ekonomi yang masih dirasakan sebagian warga.

“Kami berharap masyarakat dapat terbantu dengan adanya bantuan pangan ini dan proses penyalurannya dapat berjalan lancar, tertib, serta tepat sasaran hingga seluruh bantuan diterima oleh masyarakat yang berhak,” tambahnya.

Sementara itu, mewakili Camat Belakang Padang Nurhasanah, Kepala Seksi Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kecamatan Belakang Padang menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan sosialisasi yang digelar Bulog. Menurutnya, kegiatan tersebut sangat penting sebagai sarana evaluasi terhadap mekanisme penyaluran bantuan yang telah berlangsung selama ini.

Ia menilai sosialisasi tidak hanya bertujuan memberikan informasi mengenai jadwal dan teknis penyaluran, tetapi juga menjadi forum untuk membahas berbagai kendala yang berpotensi muncul di lapangan sehingga dapat dicarikan solusi sejak dini.

“Dari Pemerintah Kecamatan Belakang Padang tentu menyambut baik kegiatan sosialisasi ini. Kami berharap melalui pertemuan ini dapat dilakukan evaluasi terhadap mekanisme penyaluran bantuan agar tidak menimbulkan permasalahan saat pelaksanaannya nanti di lapangan,” katanya.

Selain itu, pihak kecamatan juga menyoroti kebutuhan tenaga penyalur yang dinilai perlu mendapat perhatian. Menurutnya, apabila hanya mengandalkan petugas pencacah atau tenaga yang terbatas, proses distribusi bantuan kepada ribuan penerima akan cukup berat.

“Kami juga mengevaluasi terkait kebutuhan tenaga penyalur. Karena jika hanya mengandalkan petugas yang ada tentu akan cukup kewalahan. Oleh karena itu diperlukan dukungan dan koordinasi dari berbagai pihak agar proses distribusi dapat berjalan lebih optimal,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa tujuan utama dari sosialisasi ini adalah memperbaiki dan menyempurnakan pola pendistribusian bantuan pangan agar ke depan pelaksanaannya semakin baik, efektif, dan memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat.

Lebih lanjut, Pemerintah Kecamatan Belakang Padang berharap program bantuan pangan yang disalurkan Bulog dapat memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat serta membantu memenuhi kebutuhan pokok warga yang membutuhkan.

“Kami berharap penyaluran bantuan pangan ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat Belakang Padang, meningkatkan kesejahteraan warga, dan menjadi bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam membantu masyarakat,” tuturnya.

Adapun jumlah penerima bantuan pangan di Kecamatan Belakang Padang sebanyak 3.428 orang yang tersebar di enam kelurahan, yakni:

  • Kelurahan Kasu: 845 penerima
  • Kelurahan Pecong: 208 penerima
  • Kelurahan Pemping: 203 penerima
  • Kelurahan Pulau Terung: 735 penerima
  • Kelurahan Sekanak Raya: 844 penerima
  • Kelurahan Tanjung Sari: 593 penerima

Dengan dilaksanakannya sosialisasi ini, diharapkan seluruh rangkaian penyaluran bantuan pangan dapat berlangsung dengan baik, tepat waktu, dan tepat sasaran sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh ribuan warga penerima di Kecamatan Belakang Padang. Program ini juga menjadi wujud komitmen pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan masyarakat sekaligus membantu memenuhi kebutuhan dasar warga yang membutuhkan.

 

Pewarta : M. Yusuf Suhaili

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *