Belakang Padang | Suasana khidmat dan penuh rasa syukur menyelimuti Masjid Nurul Ihsan, Kampung Jawa, Kecamatan Belakang Padang, Minggu malam (21/6/2026). Ribuan masyarakat memadati masjid untuk menghadiri acara puncak Pekan Muharram 1448 Hijriah yang digelar sebagai momentum refleksi diri, memperkuat ukhuwah Islamiyah, serta mempererat tali silaturahmi antarwarga di wilayah kepulauan tersebut.

Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh Ketua Panitia Pelaksana, Faizal, M.Pd.I. Dalam laporannya, ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan rangkaian kegiatan Pekan Muharram sejak hari pertama hingga malam puncak.

Kesuksesan kegiatan ini juga tidak terlepas dari dukungan Ketua Yayasan Nurul Ihsan Kampung Jawa yang terus berkomitmen memfasilitasi berbagai kegiatan keagamaan sebagai upaya memakmurkan masjid dan memperkuat pembinaan umat.

Acara semakin semarak dengan kehadiran sejumlah tokoh masyarakat dan unsur pimpinan kecamatan. Camat Belakang Padang dalam sambutannya mengajak masyarakat menjadikan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah sebagai momentum untuk melakukan perubahan ke arah yang lebih baik, memperkuat semangat gotong royong, serta menjaga keharmonisan dan kedamaian di tengah kehidupan bermasyarakat.

Senada dengan itu, Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) Belakang Padang menegaskan pentingnya menjaga nilai-nilai adat Melayu yang bersendikan syarak dan syarak yang bersendikan Kitabullah. Menurutnya, nilai agama dan budaya harus terus berjalan beriringan sebagai fondasi kehidupan masyarakat Melayu.

Pada kesempatan tersebut, panitia juga menyalurkan santunan kepada anak-anak yatim sebagai wujud kepedulian sosial dan semangat berbagi yang menjadi bagian penting dari peringatan Tahun Baru Islam.
Puncak kegiatan diisi dengan tausiyah yang disampaikan oleh Ustadz Nurdin Syahlubis, S.Pd.I. Dalam ceramahnya, ia mengupas makna hijrah secara mendalam dan mengajak seluruh jemaah untuk menjadikan pergantian tahun Hijriah sebagai titik awal perubahan diri.
Dengan gaya penyampaian yang lugas dan hangat, Ustadz Nurdin mengingatkan pentingnya berhijrah dari kebiasaan buruk menuju perilaku yang lebih baik, meningkatkan kualitas ibadah, serta memperkuat kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Melalui rangkaian Pekan Muharram 1448 Hijriah ini, masyarakat Belakang Padang tidak hanya merayakan pergantian tahun Islam, tetapi juga memperkokoh persaudaraan, menumbuhkan semangat kebersamaan, dan memperkuat nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari.
Pewarta: M. Yusuf Suhaili Editor: Zaki Sumber: Faizal, M.Pd.I





