Batam | Kapal Batam Indah 9 dilaporkan tenggelam di perairan perbatasan Indonesia-Singapura, Selasa (23/6) pagi. Meski kapal karam, seluruh kru yang berada di atas kapal berhasil dievakuasi dengan selamat.
Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 06.55 WIB. Berdasarkan informasi yang diterima, kapal diduga mengalami kebocoran saat berlayar di perairan perbatasan Batam-Singapura hingga akhirnya tenggelam.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Tanjungpinang, Fazzli, membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan kapal tenggelam pada koordinat 01°12.097′ N – 103°53.708′ E.
Menurut Fazzli, Kapal Batam Indah 9 sebelumnya bertolak dari Singapura pada malam hari, 19 Juni 2026. Dalam perjalanan menuju Batam, kapal diduga mengalami kebocoran yang menyebabkan air masuk ke lambung kapal hingga akhirnya tidak dapat dipertahankan dan tenggelam.
“Kapal tenggelam di perairan perbatasan Batam-Singapura akibat mengalami kebocoran,” ujar Fazzli.
Setelah menerima laporan kejadian, Kantor SAR Tanjungpinang segera berkoordinasi dengan sejumlah instansi terkait, di antaranya Coast Guard Singapore, Vessel Traffic Service (VTS) Batam, serta Pos SAR Batam guna mempercepat proses penanganan di lokasi.
Tim SAR juga melaksanakan precom dan excom untuk memastikan kondisi kru kapal sekaligus menentukan langkah evakuasi yang diperlukan.
Berkat koordinasi dan respons cepat seluruh pihak yang terlibat, delapan kru Kapal Batam Indah 9 berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat.
“Kru kapal Batam Indah 9 yang berjumlah delapan orang sudah berhasil dievakuasi oleh Kapal Ayu 68 ke Sekupang, Batam, dalam keadaan selamat,” kata Fazzli.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya pemeriksaan kondisi kapal secara menyeluruh sebelum pelayaran guna mengantisipasi potensi kecelakaan di laut.
Pewarta : Said Zulputra





