Viral Dikira Aksi Begal di Legenda Malaka Batam, Polisi Bongkar Fakta Sebenarnya

Batam | Video yang memperlihatkan seorang pria diamankan dan menjadi sasaran amukan warga di kawasan Legenda Malaka, Batam Kota, Minggu (12/7) malam, viral di media sosial dengan narasi aksi begal. Namun, kepolisian memastikan informasi tersebut tidak benar.

Unit Reskrim Polsek Batam Kota menyatakan peristiwa itu berawal dari transaksi jual beli sepeda motor yang berujung cekcok hingga terjadi penusukan.

Kanit Reskrim Polsek Batam Kota, Iptu Rahmat Susanto, menegaskan bahwa insiden tersebut bukan merupakan aksi pembegalan.

“Itu bukan begal. Kejadian sebenarnya berawal dari transaksi jual beli sepeda motor,” ujarnya, Senin (14/7).

Korban berinisial S mengalami luka tusuk di bagian dada dan bahu saat berusaha menangkap seseorang yang diduga terkait dengan sepeda motor miliknya yang sebelumnya hilang.

Berdasarkan penyelidikan sementara, korban menemukan motor yang dilaporkan hilang itu ditawarkan melalui Facebook. Untuk memastikan keberadaan kendaraan tersebut, korban berpura-pura menjadi calon pembeli dan mengatur pertemuan dengan penjual di kawasan Legenda Malaka.

Saat bertemu, korban berupaya menyergap terduga pelaku. Namun situasi berubah menjadi keributan. Dalam insiden itu, korban ditikam dua kali menggunakan senjata tajam hingga mengalami luka di bagian dada dan bahu.

Korban kemudian dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.

Sementara itu, terduga pelaku sempat diamankan warga. Karena mengira telah terjadi aksi begal, massa kemudian memukuli pelaku sebelum akhirnya diamankan personel Polsek Batam Kota.

Rahmat mengatakan terduga pelaku juga mengalami luka akibat amukan warga dan saat ini masih menjalani perawatan.

Polisi juga mengungkapkan bahwa terduga pelaku masih berstatus anak di bawah umur. Hingga kini, penyidik masih mendalami peran pelaku serta asal-usul sepeda motor yang menjadi pemicu kejadian tersebut.

“Motor ini belum diketahui apakah hasil curian atau bukan. Masih kami dalami,” kata Rahmat.

Polsek Batam Kota mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi yang beredar di media sosial tanpa melakukan verifikasi. Penyelidikan terhadap kasus penusukan maupun dugaan keterkaitan sepeda motor tersebut masih terus dilakukan untuk mengungkap rangkaian peristiwa secara utuh.

 

Pewarta : Aken

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *