Camat Belakang Padang Apresiasi Silaturahmi Wali Kota dan Wakil Walikota Batam, Perkuat Komunikasi dan Serap Aspirasi Warga

Batam | Camat Belakang Padang, Abdul Hanafi, mengapresiasi langkah Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, yang membuka ruang komunikasi langsung dengan masyarakat melalui silaturahmi bersama pengurus RT, RW, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), serta tokoh masyarakat dan tokoh agama se-Kecamatan Belakang Padang.

Bacaan Lainnya

Pertemuan yang berlangsung di Gedung Nasional Belakang Padang, Minggu (11/10/2026), tersebut menjadi momentum mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat sekaligus menyerap berbagai aspirasi warga di wilayah hinterland Kota Batam.

Abdul Hanafi menilai, komunikasi langsung antara kepala daerah dan masyarakat memiliki arti penting dalam mendukung pembangunan yang sesuai dengan kebutuhan warga. Melalui pertemuan seperti ini, masyarakat dapat menyampaikan gagasan, masukan, maupun persoalan yang dihadapi di lingkungan masing-masing.

Dalam pertemuan tersebut, Amsakar menegaskan pentingnya komunikasi terbuka dan kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat. Menurutnya, berbagai masukan yang disampaikan warga menjadi bahan penting untuk mengevaluasi kebijakan sekaligus menentukan arah pembangunan daerah.

Amsakar mengaku senang dapat bertemu langsung dengan para tokoh masyarakat Belakang Padang. Ia menilai, gagasan dan pandangan yang disampaikan masyarakat dapat membantu pemerintah memahami kebutuhan warga secara lebih menyeluruh.

“Saya bangga dan bahagia bertemu dengan tokoh-tokoh Belakang Padang. Banyak gagasan dan ide yang disampaikan untuk perbaikan. Bagi kami, masukan seperti ini sangat penting untuk memperkuat langkah dan arah pembangunan Batam,” ujarnya.

Ia menjelaskan, silaturahmi dengan masyarakat merupakan bagian dari upaya membangun komunikasi yang terus dilakukan bersama Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra. Pendekatan tersebut tidak hanya dilakukan di tingkat kecamatan, tetapi juga menjangkau kelurahan hingga lingkungan RT dan RW.

Menurut Amsakar, pemerintah perlu hadir di tengah masyarakat untuk mendengarkan secara langsung berbagai persoalan yang dihadapi warga. Dengan komunikasi yang terbuka, persoalan dapat dibahas bersama sehingga solusi yang dihasilkan lebih sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Ia meyakini, pertemuan yang dilakukan secara rutin dapat memperkuat kepercayaan sekaligus mempermudah koordinasi antara pemerintah dan masyarakat.

“Kalau kita rutin bersilaturahmi, insyaallah banyak hal yang bisa kita selesaikan bersama. Tidak ada pekerjaan berat kalau dikerjakan bersama. Itulah energi silaturahmi yang harus terus kita rawat,” kata Amsakar.

Pada kesempatan itu, Amsakar juga mengingatkan pentingnya melihat persoalan secara utuh sebelum mengambil kesimpulan. Ia mengajak seluruh pihak untuk mengedepankan sikap saling mendengar, memahami sudut pandang yang berbeda, serta membangun komunikasi yang sehat.

Ia menilai, pengurus RT, RW, dan LPM memiliki peran strategis karena berinteraksi langsung dengan masyarakat. Selain membantu pelayanan di lingkungan masing-masing, mereka juga menjadi penghubung antara kebutuhan warga dan pemerintah.

Karena itu, Amsakar berharap para pengurus lingkungan terus menyampaikan aspirasi secara terbuka serta menjaga komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah. Dengan demikian, berbagai persoalan di tengah masyarakat dapat ditangani melalui kerja sama yang baik.

Perwakilan RT, RW, dan LPM Kecamatan Belakang Padang, Andika Putra, turut menyambut baik pertemuan tersebut. Ia menegaskan, para pengurus lingkungan berkomitmen menjalankan tugas pelayanan sekaligus berkontribusi menciptakan lingkungan masyarakat yang positif.

“Merupakan suatu kehormatan bagi kami untuk selalu bekerja, melayani masyarakat, serta membantu menciptakan lingkungan yang positif. Kami, RT, RW, dan LPM se-Kecamatan Belakang Padang, siap berkolaborasi bersama pemerintah menjadikan Batam Kota Madani yang inovatif, berbudaya, dan berkelanjutan sebagai pusat investasi dan pariwisata,” ungkap Andika.

Kegiatan tersebut juga diisi dengan penyerahan insentif secara simbolis kepada perwakilan RT, RW, dan LPM. Penyerahan ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan sekaligus bentuk dukungan terhadap para pengurus lingkungan yang berperan langsung dalam pelayanan masyarakat.

Melalui kegiatan silaturahmi tersebut, Pemerintah Kota Batam berharap komunikasi dengan masyarakat semakin efektif. Berbagai aspirasi yang disampaikan diharapkan menjadi bahan pertimbangan dalam merumuskan kebijakan dan menentukan prioritas pembangunan sesuai dengan kebutuhan warga.

Bagi Kecamatan Belakang Padang, komunikasi dan kolaborasi antara pemerintah daerah, aparatur kecamatan, serta pengurus lingkungan menjadi bagian penting dalam mendorong pembangunan yang partisipatif, sehingga aspirasi masyarakat di wilayah hinterland dapat terus diperhatikan dalam proses pembangunan Kota Batam.

 

Reporter : M. Yusuf Suhaili

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *