Batam | Kabut asap yang menyelimuti sejumlah wilayah Sumatra berdampak pada operasional penerbangan di Bandara Internasional Hang Nadim Batam, Kamis (15/10/2026). Sedikitnya sembilan rangkaian penerbangan dari maskapai Citilink, Lion Air, dan Super Air Jet mengalami penyesuaian jadwal akibat penurunan jarak pandang.
Gangguan tersebut berkaitan dengan kondisi jarak pandang di wilayah udara bandara asal maupun tujuan. Demi menjaga keselamatan penerbangan, sejumlah jadwal keberangkatan dan kedatangan harus disesuaikan.
Direktur Utama PT Bandara Internasional Batam (BIB), Annang, mengatakan pihaknya terus berkoordinasi dengan AirNav Indonesia, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), serta maskapai untuk memantau perkembangan kabut asap dan kondisi jarak pandang.
“Sejumlah jadwal penerbangan dari dan menuju Bandara Internasional Hang Nadim Batam mengalami penundaan akibat penurunan jarak pandang,” ujarnya.
Berdasarkan data yang disampaikan PT BIB, Citilink menjadi maskapai dengan jumlah penyesuaian terbanyak, yakni lima rangkaian penerbangan.
Penerbangan tersebut meliputi QG989–QG924 dengan rute Palembang–Batam–Kualanamu; QG925–QG934 pada rute Kualanamu–Batam–Pekanbaru; QG948–QG949 untuk rute Surabaya–Batam–Surabaya; QG935–QG922 pada rute Pekanbaru–Batam–Kualanamu; serta QG923–QG988 dengan rute Kualanamu–Batam–Palembang.
Sementara itu, Super Air Jet mengalami penyesuaian pada dua penerbangan, yakni IU 2974 dari Jambi menuju Batam dan IU 960 dari Batam menuju Letung/Dabo.
Adapun Lion Air mencatat dua rangkaian penerbangan terdampak, yaitu JT 246–JT 239 dengan rute Palembang–Batam–Pekanbaru serta JT 238–JT 229 pada rute Pekanbaru–Batam–Padang.
PT BIB belum merinci durasi keterlambatan masing-masing penerbangan maupun waktu normalisasi seluruh jadwal. Kondisi tersebut membuat calon penumpang perlu terus memantau informasi terbaru sebelum berangkat ke bandara.
Annang menegaskan, pemantauan kondisi cuaca dan jarak pandang terus dilakukan bersama pihak terkait. Pihaknya juga memastikan maskapai menjalankan kewajiban pemenuhan hak penumpang, termasuk pemberian kompensasi keterlambatan sesuai ketentuan yang berlaku.
Di tengah penyesuaian jadwal tersebut, penumpang diimbau memeriksa status penerbangan melalui kanal resmi maskapai masing-masing atau menghubungi layanan pelanggan di Terminal Bandara Internasional Hang Nadim Batam.
“Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami penumpang akibat penyesuaian operasional tersebut,” kata Annang.
Wartawan : Mhd. Sofyan





