Jabat Kapolsek Belakang Padang, Semoga AKP Asril Tak Alergi Wartawan dan Terbuka pada Media

Batam | Suasana hangat mewarnai momen serah terima Pejabat Utama Polresta Barelang. Salahsatunya Kapolsek Belakang Padang yang resmi dijabat oleh AKP Asril, menggantikan Iptu Sonny Fajri, Senin (7/7/2025)

Dalam momentum tersebut, sejumlah wartawan berharap Kapolsek Belakang Padang yang baru dapat menjalin sinergi yang baik dengan media, sebagai mitra dalam menyampaikan informasi yang akurat dan berimbang kepada masyarakat.

Bacaan Lainnya

Bagi para insan pers, kehadiran Kapolsek Belakang Padang yang baru diharapkan membawa angin segar dalam hubungan antara aparat dan media. Pasalnya, keterbukaan informasi dan sinergi yang baik menjadi kunci dalam penyampaian berita yang objektif kepada masyarakat.

“Selamat kepada Bapak AKP Asril atas amanah barunya sebagai Kapolsek Belakang Padang. Kami berharap, ke depan hubungan antara Polsek dan media bisa berjalan lebih terbuka dan komunikatif. Jangan alergi dengan wartawan, karena kami hadir bukan untuk menghakimi, tetapi mengabarkan,” ujar pemimpin redaksi posmetrobatam.co.id, Rangga.

Menurutnya, selama ini akses informasi dari aparat seringkali terkendala minimnya komunikasi dua arah. Padahal, kolaborasi antara media dan kepolisian sangat penting, terutama dalam hal pemberitaan yang berkaitan dengan Kamtibmas.

“Kami berharap ke depan tak ada lagi tembok penghalang antara kami dan kepolisian di tingkat Polsek. Informasi yang akurat dan cepat justru akan membantu menjaga stabilitas di masyarakat,” tambahnya.

Sebagaimana diketahui, sinergi antara aparat kepolisian dan insan pers sangat penting dalam menjaga kondusivitas wilayah serta memberikan edukasi kepada masyarakat melalui pemberitaan yang bertanggung jawab.

Dengan semangat kolaboratif ini, diharapkan kehadiran Kapolsek Belakang Padang yang baru mampu memperkuat sinergitas dan transparansi dalam penegakan hukum serta pelayanan kepada masyarakat di wilayah hukum Belakang Padang.

Rotasi jabatan Kapolsek ini menjadi momentum yang dinilai tepat untuk memperkuat kemitraan antara polisi dan media. Wartawan menegaskan bahwa mereka siap menjadi mitra kritis namun konstruktif, selama ruang komunikasi tetap dibuka tanpa kecurigaan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *