Aparat Gabungan Geruduk Pelabuhan Tanjung Uban, Pikap dari Batam Digeledah Satu per Satu

Bintan | Suasana Pelabuhan ASDP Tanjunguban mendadak tegang pada Minggu (20/7/2025) siang. Satu per satu kendaraan pikap yang baru menyeberang dari Batam langsung dihentikan dan digeledah oleh petugas gabungan dari Bea Cukai dan Polisi Militer TNI Angkatan Darat (POMAD).

Operasi gabungan ini digelar untuk memperketat pengawasan lalu lintas barang antarpulau dan menindak tegas potensi pelanggaran kepabeanan. Petugas tak segan membuka bak belakang kendaraan untuk memeriksa muatan yang dibawa para sopir.

Bacaan Lainnya

“Kami pastikan tidak ada barang ilegal yang masuk ke Bintan. Setiap kendaraan diperiksa, dan hanya yang berdokumen lengkap yang boleh lewat,” ujar Kepala Seksi Penindakan dan Penyidikan (Kasi P2) Bea Cukai Tanjungpinang, Ade Novan.

Ia menuturkan bahwa operasi ini merupakan lanjutan dari razia sebelumnya yang digelar di Pelabuhan Telagapunggur, Batam. “Kami akan lanjutkan hingga akhir Juli. Semua jalur masuk akan kami sisir,” tegasnya.

Meski belum ditemukan pelanggaran dalam operasi hari itu, Ade menyatakan tak akan lengah. Ia juga membantah keras adanya kemungkinan informasi operasi bocor ke pelaku.

“Ini operasi gabungan resmi. Tidak ada celah kebocoran. Kalau pun ada yang coba-coba, pasti kami tindak,” katanya dengan nada tegas.

Ade juga mengingatkan kepada para sopir dan pelaku distribusi barang agar melengkapi dokumen dan mengikuti aturan. “Lebih baik tertib daripada berurusan dengan hukum. Kami terbuka untuk yang taat, tapi tegas untuk yang melanggar,” pungkasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *