Batam | Suasana di Kampung Durian, RT 06/RW 01, mendadak mencekam pada Minggu (20/7) pagi sekitar pukul 10.40 WIB. Seorang pria berinisial MIA (30) ditemukan tewas tergantung di dalam konter ponsel miliknya. Peristiwa tragis ini menggemparkan warga sekitar.
Kapolsek Bengkong, Iptu Yuli Endra mengungkapkan, jasad korban pertama kali ditemukan oleh rekan sekaligus tetangga kios yang merasa curiga karena dua hari terakhir korban tak terlihat dan tak lagi aktif di WhatsApp seperti biasanya.
“Biasanya korban rutin mengunggah status WA. Karena tak ada kabar, rekannya memutuskan mendatangi kios, dan di situlah ia menemukan korban sudah dalam kondisi tergantung,” terang Endra.
Penemuan ini segera dilaporkan ke pihak kepolisian. Tim dari Polsek Bengkong langsung menuju lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mengevakuasi jasad ke RS Bhayangkara.
“Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban selain bekas jeratan tali di leher yang menjadi penyebab kematian,” jelasnya.
Lebih lanjut, Endra menyebutkan bahwa korban diduga mengalami tekanan berat akibat persoalan ekonomi dan konflik dalam rumah tangga. Dari keterangan saksi, korban telah menunggak sewa kios selama tiga bulan dan bahkan telah diminta untuk segera mengosongkan tempat usaha tersebut.
“Korban juga meninggalkan sepucuk surat perpisahan yang ditujukan kepada istrinya. Di dalamnya terungkap bahwa ia sedang menghadapi tekanan emosional yang cukup berat,” tambahnya.
Kini, jenazah korban telah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk keperluan visum. Sementara pihak kepolisian terus menggali keterangan dari keluarga dan sejumlah saksi guna memastikan tidak ada unsur lain di balik kejadian memilukan ini.





