Harga Emas Antam Turun Rp24.000, Kini di Bawah Rp3 Juta per Gram

Emas Antam

posmetrobatam.co.id | Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) terpantau mengalami penurunan signifikan pada Sabtu, 14 Maret 2026. Berdasarkan data dari laman resmi Logam Mulia Antam yang dipantau pada pukul 08.57 WIB, harga emas Antam turun Rp24.000 menjadi Rp2.997.000 per gram.

Penurunan tersebut membuat harga emas Antam kembali berada di bawah level psikologis Rp3 juta per gram. Sehari sebelumnya, Jumat (13/3), harga emas masih tercatat di angka Rp3.021.000 per gram.

Tidak hanya harga jual, harga beli kembali (buyback) emas Antam juga ikut terkoreksi. Saat ini, harga buyback berada di level Rp2.749.000 per gram.

Daftar Harga Emas Antam Hari Ini (14 Maret 2026)

Berikut rincian harga emas batangan Antam berdasarkan pecahan:

  • 0,5 gram: Rp1.548.500
  • 1 gram: Rp2.997.000
  • 2 gram: Rp5.934.000
  • 3 gram: Rp8.876.000
  • 5 gram: Rp14.760.000
  • 10 gram: Rp29.465.000
  • 25 gram: Rp73.537.000
  • 50 gram: Rp146.995.000
  • 100 gram: Rp293.912.000
  • 250 gram: Rp734.515.000
  • 500 gram: Rp1.468.820.000
  • 1.000 gram: Rp2.937.600.000

Ketentuan Pajak Transaksi Emas

Mengacu pada aturan dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 34/PMK.10/2017, setiap transaksi emas batangan dikenakan ketentuan pajak sebagai berikut:

1. Pembelian Emas
Pembelian emas batangan dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar:

  • 0,45 persen bagi pembeli yang memiliki NPWP
  • 0,9 persen bagi pembeli yang tidak memiliki NPWP

Setiap transaksi pembelian akan disertai bukti potong PPh 22.

2. Penjualan Kembali (Buyback)
Penjualan kembali emas ke Antam dengan nilai di atas Rp10 juta dikenakan PPh Pasal 22 sebesar:

  • 1,5 persen bagi pemegang NPWP
  • 3 persen bagi non-NPWP

Pajak tersebut dipotong langsung dari total nilai buyback yang diterima penjual.

Proyeksi Harga Emas Global 2026

Di tengah penurunan harga domestik saat ini, prospek harga emas global ke depan justru diperkirakan masih menguat. Indonesia Commodity and Derivatives Exchange (ICDX) memproyeksikan harga emas dapat berada di kisaran 5.500 hingga 6.000 dolar AS per troy ounce hingga akhir 2026.

Analis Research and Development ICDX, Tiffani Safinia, menyebutkan bahwa sejumlah lembaga keuangan global telah menaikkan proyeksi harga emas tahun 2026. Kenaikan tersebut didorong oleh ketidakpastian geopolitik global, serta meningkatnya permintaan dari bank sentral di berbagai negara.

Hasil jajak pendapat yang dilakukan Reuters terhadap 30 analis dan trader internasional menunjukkan median proyeksi harga emas tahun 2026 mencapai 4.746,50 dolar AS per troy ounce, naik signifikan dibanding estimasi sebelumnya sebesar 4.275 dolar AS yang dirilis pada Oktober 2025.

Sejumlah lembaga keuangan global bahkan memperkirakan harga emas dapat bergerak lebih tinggi, di antaranya:

  • Goldman Sachs menargetkan harga emas akhir 2026 di 5.400 dolar AS per troy ounce
  • JPMorgan Chase memproyeksikan emas mencapai 6.300 dolar AS per troy ounce
  • Morgan Stanley memperkirakan rata-rata 4.600 dolar AS dengan potensi 5.700 dolar AS pada paruh kedua 2026
  • Deutsche Bank mematok proyeksi 6.000 dolar AS per troy ounce
  • Citigroup memproyeksikan sekitar 5.000 dolar AS per troy ounce
  • UBS memperkirakan harga emas dapat mencapai 6.200 dolar AS per troy ounce

Proyeksi tersebut menunjukkan bahwa meskipun harga emas saat ini mengalami koreksi, potensi kenaikan jangka menengah hingga panjang masih terbuka lebar, terutama di tengah dinamika ekonomi global yang belum sepenuhnya stabil.

 

 

Pewarta : Elisya

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *