posmetrobatam.co.id | Tim nasional Inggris sukses melangkah ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 secara dramatis setelah menumbangkan Republik Demokratik (RD) Kongo dengan skor tipis 2-1 pada laga babak 32 besar di Stadion Atlanta, Amerika Serikat, Kamis dini hari (2/7)
Sang kapten, Harry Kane, keluar sebagai pahlawan kemenangan Three Lions lewat torehan dua gol (brace) yang dicetaknya di babak kedua. Sempat tertinggal lebih dulu sejak awal laga, anak asuh Thomas Tuchel ini akhirnya berhasil membalikkan keadaan sekaligus mengunci tiket fase gugur untuk menantang tuan rumah Meksiko.
Jalannya pertandingan
Inggris langsung dikejutkan oleh gol cepat RD Kongo saat pertandingan baru berjalan tujuh menit. Memanfaatkan umpan panjang terukur dari Chancel Mbemba, Brian Cipenga berhasil lolos dari kawalan di sisi kiri lapangan sebelum melepaskan tembakan keras ke tiang dekat yang gagal dibendung oleh penjaga gawang Jordan Pickford. Skor 1-0 untuk Kongo.
Tertinggal satu gol memaksa pasukan Thomas Tuchel mengambil alih kendali permainan. Namun, lini serang Inggris yang tampil terburu-buru membuat alur serangan mereka kerap dipatahkan dengan mudah oleh barisan pertahanan lawan. Peluang pertama Inggris baru lahir melalui situasi bola mati, ketika tendangan bebas Declan Rice sempat mengenai Ezri Konsa sebelum akhirnya bola melebar tipis dari gawang.
Tekanan Three Lions kian meningkat menjelang turun minum. Marcus Rashford mendapatkan peluang emas melalui sundulan kepala yang masih bisa ditepis kiper Kongo, Lionel Mpasi. Rashford kembali mengancam pada menit ke-34, namun tembakan jarak dekatnya diblok secara heroik oleh Aaron Wan-Bissaka tepat di depan garis gawang.
Kongo sendiri nyaris menggandakan keunggulan pada menit ke-44 lewat tandukan Yoane Wissa yang membentur tiang gawang. Di ujung babak pertama, Mpasi tampil gemilang dengan menggagalkan dua peluang beruntun dari sundulan Jude Bellingham serta tembakan Harry Kane, menjaga keunggulan 1-0 Kongo hingga jeda.
Memasuki paruh kedua, Inggris langsung menaikkan intensitas serangan mereka. Rashford kembali mengancam pada menit ke-48, dan Mpasi lagi-lagi dipaksa melakukan penyelamatan krusial saat menghalau bola yang berbelok arah akibat pantulan Wan-Bissaka.
Melihat lini depan kebuntuan, Thomas Tuchel memasukkan Anthony Gordon dan Bukayo Saka untuk menggantikan Rashford dan Noni Madueke. Keputusan ini terbukti jitu dan mengubah arah permainan. Inggris akhirnya sukses menyamakan kedudukan pada menit ke-75 setelah umpan silang akurat dari Gordon disambut dengan sundulan mematikan oleh Harry Kane di depan gawang. Skor menjadi imbang 1-1.
Saat pertandingan tampak akan berlanjut ke babak tambahan waktu (extra time), Harry Kane kembali muncul sebagai pembeda di menit-menit akhir. Gordon kembali menjadi kreator setelah berhasil melewati dua pemain Kongo sebelum menyodorkan umpan matang kepada Kane.
Kapten timnas Inggris itu kemudian merangsek masuk ke kotak penalti dan melepaskan tembakan spektakuler tanpa melihat ke arah gawang yang gagal dijangkau oleh Mpasi. Gol kedua Kane ini mengunci kemenangan dramatis 2-1 untuk Inggris, sekaligus memastikan duel akbar melawan Meksiko di babak 16 besar.
Susunan pemain
Inggris (4-2-3-1): Jordan Pickford; Djed Spence, Ezri Konsa, Marc Guehi, Nico O’Reilly; Declan Rice, Elliot Anderson; Noni Madueke, Jude Bellingham, Marcus Rashford; Harry Kane.
Kongo (4-3-3): Lionel Mpasi; Aaron Wan-Bissaka, Axel Tuanzebe, Chancel Mbemba, Arthur Masuaku; Ngalayel Mukau, Nathanael Mbuku, Samuel Moutoussamy, Noah Sadiki; Brian Cipenga, Yoane Wissa.
Editor : Aken





