Kapolda Kepri Irjen Pol Suhendri Terpikat Kopi Ameng, Puji Belakang Padang dan UMKM yang Terus Bergerak

Belakang Padang | Pulau Penawar Rindu, Belakang Padang, kembali mencuri perhatian. Bukan hanya karena suasana pulau kecil yang berada di wilayah Kota Batam ini, tetapi juga karena aktivitas masyarakat dan geliat usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari warganya.

Kesan positif itu disampaikan Kapolda Kepulauan Riau (Kepri), Irjen Pol. Suhendri, S.H., S.I.K., saat berkunjung ke Belakang Padang saat menghadiri kegiatan bakti sosial di Pulau Bertam, Sabtu (17/10/2026).

Bacaan Lainnya

Dalam kunjungan tersebut, Irjen Pol Suhendri turut didampingi Wakapolda Kepri, Brigjen Pol. Dr. Anom Wibowo, S.I.K., M.Si. Kedatangan rombongan disambut dalam suasana hangat, sekaligus menjadi kesempatan untuk melihat langsung kehidupan masyarakat di wilayah pesisir tersebut.

Ada cerita menarik di balik kunjungan Kapolda Kepri ke Pulau Penawar Rindu. Irjen Pol Suhendri mengaku tertarik datang setelah mendengar kabar bahwa Belakang Padang memiliki tempat menikmati kopi yang terkenal dengan cita rasanya.

“Sebetulnya tadi kami ada kegiatan di Pulau Bertam, kegiatan bakti sosial sekaligus rangkaian kegiatan Bhayangkari untuk memberikan sedikit bantuan kepada warga di sana,” ujar Suhendri saat diwawancarai posmetrobatam.co.id

Menjelang kegiatan tersebut, ia mendengar informasi mengenai tempat menikmati kopi yang disebut-sebut memiliki cita rasa istimewa di Belakang Padang.

“Saya dengar di Belakang Padang ini ada tempat mengopi yang paling enak katanya. Saya tertarik untuk datang, makanya saya datang ke sini, mencoba Kopi Ameng. Ternyata memang enak kopinya,” tuturnya.

Terpukau Keramaian dan Geliat UMKM

Tak hanya menikmati kopi, Irjen Pol Suhendri juga mengaku terkesan dengan suasana Belakang Padang yang ternyata cukup ramai, terutama pada akhir pekan.

Menurutnya, aktivitas masyarakat dan kunjungan warga dari Batam menjadi gambaran bahwa Pulau Penawar Rindu memiliki daya tarik tersendiri.

“Saya kira pulau kecil ini luar biasa. Saya tidak menyangka kalau di sini ternyata ramai. Pak Kapolsek melaporkan, justru Sabtu dan Minggu malah ramai. Pak Camat juga menyampaikan informasi bahwa pada akhir pekan banyak orang dari Batam berkunjung ke sini,” ungkapnya.

Ia turut menyoroti aktivitas UMKM yang terlihat bergerak di tengah kehidupan masyarakat. Kondisi tersebut menjadi salah satu hal yang menarik perhatiannya selama berada di Belakang Padang.

“Saya lihat UMKM-nya bergerak semua. Masyarakat, alhamdulillah, kehidupannya sepertinya bahagia di sini,” katanya.

Pernyataan tersebut menjadi gambaran bahwa daya tarik Belakang Padang tidak semata-mata terletak pada suasana pulau dan kulinernya. Aktivitas ekonomi masyarakat, termasuk usaha kopi dan berbagai UMKM lokal, juga menjadi bagian penting yang menghidupkan kawasan tersebut.

Camat Abdul Hanafi Apresiasi Kunjungan Kapolda dan Wakapolda

Sementara itu, Camat Belakang Padang, Abdul Hanafi, yang mendampingi kunjungan tersebut, mengapresiasi kehadiran Kapolda Kepri Irjen Pol. Suhendri bersama Wakapolda Kepri Brigjen Pol. Dr. Anom Wibowo di Pulau Penawar Rindu.

Abdul Hanafi dapat menekankan bahwa kunjungan pimpinan Polda Kepri menjadi momentum memperkenalkan potensi Belakang Padang, mulai dari keramahan masyarakat, kekayaan kuliner, hingga geliat UMKM yang terus berkembang.

Ia juga dapat menyampaikan harapan agar perhatian terhadap masyarakat di wilayah pulau-pulau terluar Batam terus diperkuat, baik melalui sinergi pemerintah, kepolisian, maupun berbagai unsur masyarakat.

Kehadiran Kapolda dan Wakapolda di Belakang Padang diharapkan tidak hanya mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat, tetapi juga mendorong semakin dikenalnya potensi Pulau Penawar Rindu.

Kapolda Ajak Masyarakat Perkuat Sinergi dengan Polisi

Dalam kesempatan tersebut, Irjen Pol Suhendri juga menyampaikan pesan kepada masyarakat Belakang Padang agar terus membangun kerja sama dengan kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Ia mengingatkan pentingnya dukungan, doa, serta keterlibatan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.

“Sekarang sudah ada tagline dari Pak Kapolri, ‘Polisi Bersama-sama dengan Masyarakat’. Artinya, kami juga meminta dukungan, kerja sama, dan doa dari masyarakat, khususnya yang ada di Pulau Belakang Padang, Pulau Penawar Rindu,” ujarnya.

Irjen Pol Suhendri berharap hubungan baik antara polisi dan masyarakat dapat terus dipelihara sehingga upaya menjaga keamanan tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat, tetapi juga melibatkan seluruh elemen masyarakat.

Ia pun menilai masyarakat Belakang Padang memiliki karakter yang baik dan menyebut angka kriminalitas di wilayah tersebut relatif rendah.

“Dan saya yakin masyarakat di sini sangat baik. Angka kriminalitas juga di sini rendah,” katanya.

Kunjungan tersebut sekaligus memperlihatkan sisi lain Belakang Padang sebagai wilayah kepulauan yang memiliki daya tarik kuliner, aktivitas ekonomi lokal, serta kehidupan masyarakat yang dinilai positif.

Bagi warga Pulau Penawar Rindu, perhatian dari pimpinan kepolisian dan pemerintah setempat diharapkan dapat semakin memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan sekaligus mendorong potensi daerah agar semakin dikenal luas.

 

 

Wartawan : M. Yusuf Suhaili
Editor : Aken

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *