posmetrobatam.co.id | Alhamdulillahi rabbil ‘alamin, segala puji bagi Allah Subhanahu wa Ta’ala yang masih memberikan kita nikmat iman dan Islam, sehingga kita dapat melanjutkan ibadah di hari ke-5 Ramadan 1447 H ini. Shalawat dan salam semoga senantiasa tercurah kepada Nabi Muhammad ﷺ, keluarga, sahabat, dan seluruh pengikutnya hingga akhir zaman.
Memasuki hari kelima Ramadan, semangat ibadah masih terasa. Namun yang lebih penting dari semangat adalah keikhlasan dan keteguhan niat. Sebab, amal yang besar bisa menjadi kecil tanpa niat yang benar, dan amal yang sederhana bisa menjadi besar karena niat yang tulus.
Rasulullah ﷺ bersabda dalam hadis yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Imam Muslim:
إِنَّمَا الأَعْمَالُ بِالنِّيَّاتِ، وَإِنَّمَا لِكُلِّ امْرِئٍ مَا نَوَى
“Sesungguhnya setiap amal tergantung pada niatnya, dan setiap orang akan mendapatkan sesuai dengan apa yang ia niatkan.”
Ramadan bukan hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi melatih hati agar lurus hanya karena Allah. Jika niat kita karena ingin dipuji, maka pahala akan berkurang. Namun jika niat kita benar-benar karena Allah, maka setiap rasa lelah akan bernilai ibadah.
Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman dalam Surah Al-Baqarah ayat 183:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ
“Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.”
Tujuan puasa adalah agar kita menjadi orang-orang yang bertakwa. Takwa bukan hanya terlihat saat Ramadan, tetapi berlanjut setelahnya. Ramadan adalah madrasah jiwa tempat kita belajar sabar, jujur, menahan amarah, menjaga lisan, dan memperbanyak tilawah.
Mari jadikan hari ke-5 ini sebagai momentum evaluasi diri. Sudahkah kita memperbaiki salat? Sudahkah kita mengurangi perkataan sia-sia? Sudahkah kita memperbanyak doa untuk orang tua dan keluarga?
Jangan sampai Ramadan berlalu tanpa perubahan. Jangan sampai yang kita dapatkan hanya lapar dan haus. Perbarui niat setiap hari, karena hati bisa berubah-ubah.
Semoga Allah menguatkan tekad kita hingga akhir Ramadan, menerima seluruh amal ibadah kita, dan menjadikan kita hamba-hamba yang bertakwa.
Amin ya Rabbal ‘alamin.





