Makam Bayi di Bintan Dibongkar OTK, Jasad Hilang

Bintan | Makam seorang bayi bernama Suga Ibrahim di Km 20, Kelurahan Gunung Lengkuas, Kecamatan Bintan Timur, Bintan, diduga dibongkar orang tidak dikenal. Saat diperiksa, jasad bayi yang sebelumnya dimakamkan di lokasi tersebut sudah tidak ditemukan.

Suga merupakan anak keempat pasangan Feri Kusmawati, 43, dan Moh Nurul Yakin, 48. Bayi laki-laki itu lahir melalui operasi sesar di RSUD Bintan pada 26 Juni 2026 dengan berat sekitar 2.450 gram.

Bacaan Lainnya

Ketua RT 001 RW 003 Gunung Lengkuas, Susilawati, mengatakan kedua orangtua Suga sebenarnya merupakan warga Kelurahan Sei Enam, Kecamatan Bintan Timur. Keduanya baru berdomisili di wilayah Gunung Lengkuas.

“Mereka warga Sungai Enam, hanya berdomisili saja di sini. Belum lama tinggal di sini, bapak almarhum kerjanya nelayan,” kata Susilawati.

Menurut Susilawati, Suga meninggal dunia karena sakit. Sejak lahir, bayi tersebut diketahui mengalami kelainan jantung dan sempat menjalani pengobatan di Batam.

“Sempat berobat ke Batam, tapi Allah lebih sayang ke bayi tersebut,” ujarnya.

Makam Diketahui Sudah Dibongkar

Kondisi makam Suga diketahui setelah seorang pelangsir minyak yang biasa beraktivitas di sekitar area pemakaman melihat adanya kejanggalan. Informasi itu kemudian disampaikan kepada petugas SPBU Km 20 yang diketahui merupakan warga RT 002.

Petugas SPBU selanjutnya menghubungi ketua RT. Informasi tersebut kemudian diteruskan kepada Bhabinkamtibmas hingga Polsek Bintan Timur.

“Laporannya estafet sampailah ke Pak Babin, lalu Pak Babin arahkan ke polsek,” kata Susilawati.

Susilawati kemudian ikut melihat kondisi makam. Saat diperiksa, makam tersebut sudah tidak lagi dalam kondisi sebagaimana mestinya.

Setelah polisi melakukan pemeriksaan dan membuka bagian makam, jasad bayi ternyata sudah tidak ada. Di lokasi hanya ditemukan sisa papan makam dan kapas.

“Setelah polisi datang dan bongkar, memang sudah tidak ada jasadnya. Hanya tersisa papannya, itu pun bagian tengahnya sudah tidak ada. Kemudian, tersisa kapas yang masih di situ, selebihnya sudah tidak ada,” katanya.

Polisi Lakukan Penyelidikan

Kanit Reskrim Polsek Bintan Timur, Iptu Yofi Akbar, membenarkan adanya laporan mengenai makam bayi yang diduga dibongkar tersebut.

“Kami terima laporannya Sabtu sore,” kata Yofi, Minggu (20/9/2026).

Menurut Yofi, polisi langsung melakukan penyelidikan dan olah tempat kejadian perkara (TKP) setelah menerima laporan.

Dari pemeriksaan awal, makam tersebut memang sudah dalam kondisi dibongkar dan jasad bayi tidak ditemukan di dalamnya.

Hingga Minggu (20/9/2026), polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui siapa yang membongkar makam tersebut serta mengungkap motif di balik hilangnya jasad bayi Suga Ibrahim.

 

 

Editor : Aken

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *