Batam | Polsek Belakang Padang menghadiri Kegiatan Pertemuan Lintas Sektoral Triwulan II Tingkat Kecamatan Belakang Padang yang digelar di Kantor UPT Puskesmas Belakang Padang, Kamis (23/7/2026) pagi.

Pertemuan ini difokuskan untuk memperkuat koordinasi dan kolaborasi antar instansi dalam menyukseskan program prioritas kesehatan masyarakat, khususnya percepatan penurunan angka stunting.
Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB ini dipimpin langsung oleh Camat Belakang Padang, Abdul Hanafi, S.E., serta dihadiri oleh Kapolsek Belakang Padang yang diwakili Wakapolsek Ipda Deny, Kepala Puskesmas Syamsurijal, S.K.M., perwakilan Posal Sambu Serda Bonito, para kepala sekolah, serta kader Posyandu dan Desa Siaga.
Camat Belakang Padang, Abdul Hanafi, S.E., dalam sambutannya menegaskan bahwa urusan kesehatan bukan hanya tanggung jawab sektor kesehatan semata, melainkan tugas bersama seluruh elemen masyarakat, termasuk aparat keamanan dan dunia pendidikan.
“Keberhasilan program seperti penurunan angka stunting, peningkatan imunisasi, dan penerapan perilaku hidup bersih tidak bisa dicapai sepihak. Diperlukan dukungan penuh dari pemerintah, aparat keamanan, dan seluruh tokoh masyarakat agar program ini tepat sasaran,” ujar Abdul Hanafi sekaligus membuka acara secara resmi.
Soroti Kendala Administrasi Anak Stunting Dalam kesempatan yang sama, Kepala UPT Puskesmas Belakang Padang, Syamsurijal, S.K.M., memaparkan data krusial terkait sebaran stunting di wilayah kerja mereka, meliputi Kelurahan Tanjung Sari, Pulau Terong, dan Pulau Kasu. Saat ini, terdata ada 6 anak terindikasi stunting yang menghadapi kendala jaminan kesehatan.”Ada 6 anak terindikasi stunting yang belum memiliki BPJS Kesehatan.
Kendala utamanya adalah masalah administrasi kependudukan, di mana orang tua belum memiliki KTP atau anak belum masuk ke dalam Kartu Keluarga (KK). Ini menjadi pekerjaan rumah kita bersama untuk menyelesaikannya,” ungkap Syamsurijal.
Untuk mengoptimalkan pelayanan, pertemuan ini juga menghasilkan nota kesepakatan (MoU) penting. Lintas sektor sepakat untuk mendukung penuh kegiatan kesehatan di sekolah, memaksimalkan peran 8 Posyandu yang ada, menggelar cek kesehatan gratis di tingkat RT/RW, serta mengawal Pemberian Makanan Tambahan (PMT) lokal agar tepat sasaran.
Secara terpisah, Kapolsek Belakang Padang AKP Asril selaku penanggung jawab wilayah menyampaikan bahwa pihak kepolisian siap mendukung penuh tindak lanjut dari pertemuan ini, termasuk membantu pengawalan program kesehatan yang ada di wilayah hukum polsek belakang padang.
Pewarta : M. Yusuf Suhaili Sumber : Humas Polsek BLP





