Pacu Jalur SDN 004 Belakang Padang
Belakang Padang | Dataran Elang-elang Laut, Belakang Padang, Sabtu (16/8/2025), berubah menjadi lautan manusia. Ribuan warga tumpah ruah di pesisir untuk menyaksikan Pawai Budaya yang dibuka langsung oleh Wali Kota Batam, Amsakar Achmad.
Di antara deretan atraksi yang ditampilkan, sampan pacu jalur karya pelajar SD Negeri 004 Belakang Padang menjadi salah satu daya tarik utama. Sampan hias berbalut warna emas dengan taburan ornamen warna-warni itu melaju anggun di jalan utama, menggambarkan kekayaan tradisi bahari masyarakat pesisir.
Para siswa yang menaiki sampan tampil dengan busana adat Melayu lengkap dengan tanjak, memperagakan gaya pendayung jalur yang penuh semangat. Kehadiran mereka disambut riuh tepuk tangan penonton, membangkitkan kenangan akan kejayaan tradisi pacu jalur di masa lampau sekaligus menanamkan kebanggaan budaya pada generasi muda.
“Budaya adalah jati diri. Jika kita ingin kota ini maju, maka budaya harus tetap menjadi pijakan,” kata Amsakar dalam sambutannya.
Pawai Budaya tahun ini bukan sekadar tontonan, melainkan ruang edukasi budaya sekaligus promosi pariwisata. Melalui atraksi pacu jalur dari pelajar SD Negeri 004, tersampaikan pesan kuat bahwa tradisi nenek moyang bisa tetap hidup di era modern jika ditanamkan sejak dini.
Selain itu, Amsakar berharap kemeriahan Pawai Budaya mampu menarik wisatawan, baik lokal maupun luar daerah, sehingga berdampak pada meningkatnya perekonomian masyarakat Belakang Padang.
“Mari kita jadikan momentum ini sebagai semangat bersama, membangun Batam yang berbudaya, maju, dan sejahtera,” tutupnya.





