Semarak HUT ke-80 RI, Kapolsek Belakang Padang AKP Asril Hadiri Pembukaan Pertandingan Tenis

Belakang Padang | suasana Lapangan Tenis Kelurahan Tanjung Sari, Kecamatan Belakang Padang, Kota Batam, dipenuhi sorak sorai dan semangat kemerdekaan. Tepat pukul 17.00 WIB, Sabtu (9/8/2025) digelar acara pembukaan pertandingan tenis dalam rangka memeriahkan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian hiburan rakyat yang diadakan untuk menyemarakkan Pulau Penawar Rindu menjelang peringatan Hari Kemerdekaan.

Bacaan Lainnya

Kapolsek Belakang Padang, AKP Asril, selaku penanggung jawab wilayah, hadir langsung memantau sekaligus memberikan semangat kepada para peserta. Turut hadir Ketua Panitia Kisno, Sekcam Belakang Padang Mexon yang mewakili Camat, para peserta, panitia, serta jajaran personel Polsek Belakang Padang termasuk Piket Patroli dan Piket Intelkam.

Acara dibuka dengan sambutan dari Ketua Panitia, dilanjutkan oleh Kapolsek Belakang Padang AKP Asril, dan kemudian Sekcam Belakang Padang. Setelah itu, doa bersama dipanjatkan, pembukaan dilakukan secara simbolis, dan ditutup dengan sesi foto bersama.

Dalam sambutannya, Kapolsek AKP Asril mengajak seluruh peserta untuk menjadikan pertandingan ini sebagai ajang persaudaraan. “Silakan bertanding dengan sportif, penuh semangat, dan tetap menghibur. Mari kita buat Belakang Padang semeriah mungkin dengan berbagai pertandingan sebagai hiburan rakyat. Polsek Belakang Padang siap memberikan pengamanan penuh agar seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif,” tegasnya.

Ia juga menambahkan bahwa olahraga adalah sarana mempererat kebersamaan lintas usia. “Pertandingan tenis ini bukan sekadar kompetisi, tapi wadah untuk memperkuat persatuan dan menumbuhkan rasa saling menghargai. Semoga semangat para pahlawan dapat kita warisi melalui semangat olahraga,” tambah AKP Asril.

Dengan kehadiran Kapolsek Belakang Padang di tengah-tengah warga, acara pembukaan ini menjadi lebih semarak. Antusiasme peserta dan dukungan warga membuktikan bahwa semangat kemerdekaan tetap hidup dan menyala di Pulau Penawar Rindu.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *