Viral ! Warga Batam Serbu Bawang Merah dan Bawang Bombay Gratis di Kawasan Melcem Tanjung Sengkuang

Batam | Warga Batam dihebohkan dengan temuan gundukan bawang merah dan bawang bombay tak bertuan di kawasan Melcem, Sei Tering II RT 002/RW 005, Kelurahan Tanjung Sengkuang, Kecamatan Batu Ampar, Minggu (26/10/2025).

Tumpukan bawang dalam jumlah besar itu ditemukan warga di tepi jurang kawasan permukiman padat penduduk. Bau menyengat langsung tercium begitu melewati lorong-lorong sempit menuju lokasi.

Bacaan Lainnya

Dari keterangan warga, diperkirakan terdapat puluhan ton bawang yang dibuang ke area tersebut, setara tiga truk kontainer.

Temuan itu pertama kali diketahui oleh anak-anak warga sekitar yang sedang bermain di area jurang. Tak lama, foto dan video gundukan bawang tersebut viral di media sosial, terutama di Facebook dan TikTok.

Warga pun langsung berdatangan ke lokasi, membawa kantong kresek hingga karung beras untuk memungut bawang secara gratis.

“Dari jam delapan pagi sampai sore warga nggak berhenti datang. Ada yang dari Batu Aji, Bengkong, bahkan Botania,” kata Sobarja, Ketua RT 002 Sei Tering II.

Menurutnya, kondisi bawang masih layak konsumsi. “Sayang kalau dibuang. Tapi kami juga khawatir kalau nanti jadi limbah busuk dan menimbulkan penyakit,” ujarnya.

Harga bawang merah di Batam yang kini mencapai Rp40 ribu per kilogram membuat warga semakin antusias memanfaatkan kesempatan langka ini.

Dikesempatan itu, Seorang warga bernama Ade Sutrija, pemilik rumah di dekat lokasi, mengaku melihat truk datang membuang muatan bawang pada Sabtu (25/10/2025) malam sekitar pukul 23.00 WIB.

“Saya tahu dari tadi malam, tapi nggak berani videokan. Takutnya punya orang,” kata Ade.

Lokasi gundukan bawang itu diketahui berada tepat di bawah PT Gudang Adimda. Namun pihak keamanan perusahaan, Ano Arno, mengaku tidak mengetahui hal tersebut.

“Saya masuk kerja pagi jam delapan, baru tahu ketika masyarakat sudah ramai ambil bawang. Belum tahu siapa yang buang,” ujarnya.

Hingga Minggu sore, warga masih ramai mendatangi lokasi untuk mengambil bawang. Sejumlah warga setempat turut membantu menjaga agar kegiatan berlangsung tertib dan tidak terjadi kericuhan.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Batu Ampar, Iptu M. Brata Ul Usna, mengatakan pihaknya masih melakukan pengecekan di lapangan.

“Kejadiannya memang di wilayah Tanjung Sengkuang. Petugas sedang turun untuk memastikan dan menelusuri asal-usul bawang tersebut,” ungkapnya.

Munculnya gundukan bawang merah dan bawang bombay ini menimbulkan tanda tanya besar. Di tengah tingginya harga bahan pokok, warga memilih memanfaatkan “rejeki tak terduga” itu, sementara pihak berwenang masih menyelidiki siapa di balik pembuangan bawang dalam jumlah besar tersebut.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *