Batam | Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, bersama Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, menghadiri kegiatan Silaturahmi Akbar bersama para Ketua RW, RT, LPM, tokoh masyarakat, serta organisasi keagamaan se-Kecamatan Belakang Padang di Gedung Nasional Serbaguna, Sabtu (12/7/2025).
Kegiatan ini turut dirangkaikan dengan pertemuan Ikatan Persaudaraan Imam Masjid (IPIM), Persatuan Mubaligh Batam (PMB), dan Badan Musyawarah Guru Qur’an (BMGQ), serta penandatanganan amprah insentif bagi 282 penerima di wilayah Belakang Padang.
Dalam sambutannya, Amsakar Achmad menegaskan bahwa peran RT, RW, tokoh agama, dan lembaga masyarakat lainnya sangat penting sebagai garda terdepan mendukung jalannya roda pemerintahan dan pembangunan Kota Batam. Ia juga mengapresiasi kontribusi mereka melalui pemberian insentif sebagai bentuk penghargaan dari pemerintah.
“Bapak ibu sekalian adalah lini terdepan yang membantu pemerintah dalam menyukseskan program pembangunan. Maka, kami berikan apresiasi atas dedikasi yang telah bapak dan ibu berikan,” ujar Amsakar.
Lebih dari itu, ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadi corong informasi strategis dari Pemko Batam agar manfaat program pembangunan dapat dirasakan secara luas dan merata.
Sementara itu, Li Claudia Chandra menekankan bahwa silaturahmi ini bukan sekadar tradisi, melainkan momentum penting dalam memperkuat hubungan pemerintah dan masyarakat. Ia juga memberikan apresiasi khusus kepada organisasi IPIM, PMB, dan BMGQ atas peran sentralnya dalam pembinaan akhlak generasi muda.
“Terima kasih atas kontribusinya dalam menjaga keharmonisan sosial dan membina generasi penerus yang berakhlak mulia,” ujar Claudia.
Aspirasi Masyarakat: Perbaikan Jalan Demi Kenyamanan Wisatawan dan Warga
Dalam sesi kunjungan silaturahmi akbar bersama masyarakat, muncul aspirasi kuat agar jalan-jalan utama di Belakang Padang segera diperbaiki. Warga berharap infrastruktur yang baik akan mendukung kenyamanan wisatawan dan mobilitas warga sehari-hari.
“Kami ingin jalan-jalan di Belakang Padang dibenahi. Ini penting untuk mendukung sektor pariwisata sekaligus aktivitas harian warga,” ungkap salah satu tokoh masyarakat, Sahak.
Menanggapi hal tersebut, Pemko Batam menyatakan akan menindaklanjuti masukan tersebut sebagai bagian dari komitmen pemerataan pembangunan di wilayah hinterland.





