Batam | Hujan deras yang mengguyur Kota Batam dua hari belakangan ini mengakibatkan sejumlah wilayah terdampak banjir, pohon tumbang, hingga longsor.
Akibat cuaca buruk ini, Pemerintah Kota Batam meminta masyarakat tetap waspada terhadap cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Batam, Rudi Panjaitan, mengatakan pihaknya telah menerima lima laporan dari masyarakat melalui layanan call center 112.
“Ada 5 laporan yang masuk ke kami. Di Batam Center ada 2 laporan, yang Puri Legenda dan Cikitsu. Daerah Sagulung, Putri Hijau. Kawasan Batu Ampar di Tering Raya. Dan kawasan Sekupang, Tiban Center,” ujar Rudi, Kamis (20/3/2025).
Ia menjelaskan, laporan yang masuk berasal dari berbagai kejadian, seperti banjir, pohon tumbang, hingga puting beliung.
“(Laporan) banjir saja hari ini, pohon tumbang ada kemarin dan juga puting beliung yang di Tiban,” tambahnya.
Sebelumnya, pada Senin (17/3/2025), angin kencang juga melanda wilayah Batam.
Sejumlah rumah dan ruko di kawasan Tiban mengalami kerusakan akibat terjangan angin kencang tersebut.
Untuk menangani dampak cuaca buruk ini, Pemko Batam telah mengerahkan Satgas Penanganan Bencana di tingkat kecamatan.
Selain itu, alat berat juga dikerahkan untuk menormalisasi banjir di daerah yang terdampak.
“Situasi terkini masih adanya pengalihan beberapa arus lalu lintas untuk menghindari jalan yang terkena genangan air. Langsung turun dari tim Bina Marga dan SDA beserta alat beratnya,” ujar Rudi.
Pemko Batam mengimbau warga tetap berhati-hati, terutama saat hujan deras dan angin kencang.
“Bagi warga yang melaporkan kejadian darurat bisa melalui layanan 112 agar dapat ditangani secepatnya,” tutupnya.





