Belakang Padang | Suasana ceria dan penuh warna tampak mewarnai hari ketiga pelaksanaan Lomba & Kreasi Santri Intern TPQ Nurul Ikhsan Kampung Jawa, Selasa (22/10). Dalam rangka menyambut Hari Santri Nasional 2025, para santri cilik mengekspresikan imajinasi dan ketelitian mereka dalam Lomba Mewarnai Gambar Masjid yang digelar di aula TPQ.

Ba’da Ashar, para peserta dengan antusias mengambil posisi masing-masing, membawa peralatan mewarnai seperti crayon dan pensil warna. Di hadapan mereka terbentang kertas bergambar masjid simbol rumah Allah yang menjadi pusat ibadah dan kebersamaan umat Islam.
Dengan penuh konsentrasi, jari-jari mungil itu mulai menorehkan warna. Ada yang memilih nuansa hijau dan emas khas kubah masjid, ada pula yang memadukan langit biru dengan taman sejuk di sekitar bangunan suci. Suasana pun menjadi riuh dengan semangat anak-anak yang berlomba sambil tetap menunjukkan adab dan kesopanan.
Kepala TPQ Nurul Ikhsan, Ustadz Faizal, M.Pd, menyampaikan bahwa lomba mewarnai ini bukan sekadar adu keterampilan seni, tetapi juga sarana menanamkan kecintaan terhadap simbol-simbol Islam sejak dini.
“Melalui kegiatan mewarnai gambar masjid, kami ingin mengajarkan anak-anak bahwa masjid bukan hanya tempat salat, tapi juga sumber ilmu, kedamaian, dan persaudaraan. Warna-warni yang mereka goreskan hari ini mencerminkan indahnya keberagaman dalam Islam,” ujar Ustadz Faizal.
Lomba mewarnai gambar masjid ini memperebutkan total hadiah Rp150.000 beserta piala untuk Juara 1, 2, dan 3, yang akan diumumkan pada malam puncak peringatan Hari Santri Nasional, 22 Oktober 2025.
Ustadz Faizal menambahkan bahwa kegiatan ini juga melatih kesabaran, ketelitian, serta rasa tanggung jawab anak dalam menyelesaikan karya dengan rapi dan bersih.
“Anak-anak sangat antusias. Mereka belajar bahwa setiap warna memiliki makna, sebagaimana setiap santri memiliki peran dalam mewarnai kehidupan dengan akhlak dan ilmu,” ungkapnya.
Hari ketiga lomba ini pun ditutup dengan foto bersama dan tepuk tangan meriah untuk seluruh peserta. Tak hanya karya mereka yang indah, tetapi juga semangat dan senyum tulus yang memancarkan kebahagiaan khas anak-anak Qur’ani.
Melalui kegiatan ini, TPQ Nurul Ikhsan Kampung Jawa membuktikan bahwa santri masa kini tidak hanya pandai membaca Al-Qur’an, tetapi juga mampu mengekspresikan nilai-nilai Islam dengan cara kreatif dan penuh makna.





