Transformasi Digital Pendidikan: 14 SD se-Kecamatan Belakang Padang Ikuti Sosialisasi Aplikasi SigapSD

Belakang Padang | Dalam semangat menuju tata kelola pendidikan yang lebih modern dan efisien, Kelompok Kerja Kepala Sekolah (KKKS) Kecamatan Belakang Padang menggelar Sosialisasi Aplikasi SigapSD (Sistem Informasi Gerbang Administrasi Pendidikan SD) di SD Negeri 003 Belakang Padang, Selasa (21/10). Kegiatan ini diikuti oleh para operator Dapodik dari 14 sekolah dasar se-Kecamatan Belakang Padang.

Bacaan Lainnya

Acara dibuka oleh Ketua KKKS Kecamatan Belakang Padang, Marsudi, S.Ag., M.Pd.B., yang menekankan pentingnya kesiapan sekolah dalam mengisi dan memperbarui data pendidikan secara digital.

“Jadi nanti ketika data diminta oleh Dinas Pendidikan, masing-masing sekolah sudah memiliki aplikasi SigapSD ini. Dan sangat penting untuk diisi sesuai dengan kondisi real saat ini agar data yang kita miliki di Disdik terbaca dengan baik,” ujar Marsudi dalam sambutannya.

Kegiatan ini menghadirkan Tim SigapSD Dinas Pendidikan Kota Batam, yakni Narmo dan Indra Cipta, yang memaparkan secara rinci fungsi, manfaat, dan cara penggunaan aplikasi.

Aplikasi SigapSD dirancang sebagai sistem terpadu untuk membantu sekolah melakukan input, pembaruan, dan pelaporan data pendidikan secara digital sehingga proses pengelolaan informasi dapat dilakukan dengan lebih cepat, akurat, dan transparan.

Para peserta tampak antusias mengikuti sesi pemaparan dan praktik langsung, terutama saat mencoba fitur-fitur utama aplikasi yang berkaitan dengan administrasi sekolah, data guru, siswa, hingga sarana dan prasarana.

Sementara itu, Yusal dari Dinas Pendidikan Kota Batam saat dikonfirmasi, Rabu (22/10) dalam penjelasannya menegaskan bahwa tujuan utama pengembangan aplikasi SigapSD adalah sebagai bagian dari transformasi data pendidikan menuju sistem berbasis digital yang terpadu.

“SigapSD ini memiliki tiga tujuan utama. Pertama, sebagai pangkalan data utama bidang SD yang mencakup data satuan pendidikan secara terperinci, mulai dari guru, tenaga kependidikan, siswa, prestasi sekolah dan siswa, hingga sarpras. Kedua, untuk mempermudah tata kelola data dengan pola ‘Pendidikan Dalam Angka’. Ketiga, agar data bersifat realtime, terupdate dengan baik, dan berkelanjutan,” jelas Yusal.

Lebih lanjut, Yusal menambahkan bahwa seluruh satuan pendidikan di Kota Batam, termasuk di wilayah Belakang Padang, menyambut positif penerapan aplikasi SigapSD ini.

“Responnya sangat baik. Sekolah-sekolah mendukung penuh, karena aplikasi ini memang dirancang untuk mempermudah tata kelola data satuan pendidikan. Semua pihak berharap sistem ini dapat berjalan maksimal dan berkelanjutan,” ujarnya.

Melalui sosialisasi ini, sekolah-sekolah dasar di Kecamatan Belakang Padang kini semakin siap melangkah ke era digitalisasi pendidikan.

Dengan SigapSD, pengelolaan data bukan lagi sebatas administrasi manual, tetapi menjadi bagian dari sistem digital yang efisien, transparan, dan terintegrasi mewujudkan Pendidikan Dalam Angka yang aktual dan terpercaya di Kota Batam.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *