Batam | Inspektorat Daerah Kota Batam menegaskan komitmennya dalam menjadikan pengaduan masyarakat sebagai instrumen strategis untuk meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan. Selain berfungsi sebagai quality assurance, Inspektorat juga berperan sebagai early warning system guna memastikan setiap laporan masyarakat ditindaklanjuti secara profesional, objektif, dan tepat waktu.
Hal tersebut disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Inspektur Kota Batam, Yusfa Hendri, saat membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan Pengaduan Masyarakat yang menghadirkan Inspektur Khusus dari Inspektorat Jenderal Kementerian Dalam Negeri, di Gedung Inspektorat Batam, Batam Center, Rabu (1/4/2026).
Dalam kegiatan tersebut, hadir sebagai narasumber Inspektur Khusus Inspektorat Jenderal Kemendagri, Ihsan Dirgahayu, serta Muhammad Aldo Ferdian. Keduanya memberikan penguatan terkait pentingnya sistem pengelolaan pengaduan yang efektif, terintegrasi, dan berorientasi pada perbaikan kinerja pemerintahan.
Yusfa menekankan bahwa pengaduan masyarakat bukan sekadar laporan biasa, melainkan bentuk partisipasi publik yang memiliki nilai strategis dalam mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik.
“Pengaduan masyarakat merupakan instrumen penting yang harus dikelola dengan baik untuk mewujudkan pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan responsif,” ujarnya.
Menurutnya, peningkatan kapasitas aparatur pengawas melalui kegiatan bimbingan teknis menjadi langkah krusial dalam memperkuat peran Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP). Dengan kompetensi yang semakin baik, diharapkan setiap pengaduan dapat ditindaklanjuti secara cepat, tepat, dan memberikan solusi yang konstruktif.
Lebih lanjut, kegiatan ini juga diharapkan mampu memperkuat sinergi antarperangkat daerah dalam merespons laporan masyarakat, sekaligus mengoptimalkan fungsi pengawasan internal sebagai sarana perbaikan tata kelola pemerintahan.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin membangun komitmen bersama untuk menghadirkan budaya kerja yang lebih responsif terhadap aspirasi masyarakat. Dengan demikian, kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah dapat terus meningkat,” tutup Yusfa.
Pewarta : Aken Sumber : KataBatam





