Lapas Narkotika Tanjungpinang Gandeng Kemenag Bintan, Siap Hadirkan Program Pesantren bagi Warga Binaan

Bintan | Transformasi pembinaan kepribadian terus dilakukan Lapas Narkotika Kelas IIA Tanjungpinang. Tidak lagi sekadar bersifat insidental, pembinaan kerohanian kini diarahkan menjadi lebih terstruktur melalui rencana pendirian pondok pesantren di dalam lingkungan lapas.

Langkah strategis ini ditandai dengan kunjungan kerja Kepala Lapas Narkotika Tanjungpinang, Fauzi Harahap, bersama jajaran pejabat struktural ke Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bintan, Selasa (14/04). Kehadiran rombongan disambut langsung oleh Kepala Kantor Kemenag Bintan, H. Abu Sufyan.

Pertemuan tersebut membahas koordinasi teknis terkait rencana pendirian pondok pesantren, mulai dari aspek legalitas hingga standarisasi lembaga pendidikan keagamaan di dalam lapas.

Fauzi Harahap menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas pembinaan warga binaan pemasyarakatan (WBP), khususnya dalam aspek spiritual.

“Kami ingin pembinaan rohani tidak lagi bersifat sesaat. Harapannya, warga binaan bisa mengikuti pendidikan agama secara berkelanjutan seperti santri pada umumnya, sehingga memiliki bekal spiritual yang kuat, bahkan memperoleh pengakuan pendidikan non-formal saat kembali ke masyarakat,” ujarnya.

Gagasan tersebut mendapat sambutan positif dari pihak Kemenag Bintan. H. Abu Sufyan menyampaikan apresiasi atas inisiatif Lapas Narkotika Tanjungpinang dan menegaskan komitmen pihaknya untuk memberikan pendampingan penuh.

Dalam waktu dekat, Kemenag Bintan akan menurunkan tim verifikasi lapangan guna menilai kesiapan sarana ibadah serta merancang kurikulum yang sesuai dengan standar pendidikan keagamaan.

Melalui sinergi ini, Lapas Narkotika Tanjungpinang optimistis dapat mewujudkan konsep “Lapas Berbasis Pesantren”. Program ini diharapkan mampu membentuk warga binaan menjadi pribadi yang lebih berakhlak, memiliki bekal keagamaan yang kuat, serta siap kembali ke tengah masyarakat dengan kehidupan yang lebih baik.

 

Pewarta : Januar

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *