Suami Siri Diamankan, Kasus Jasad Perempuan Membusuk di Hutan Patam Lestari Mulai Terungkap

Batam | Kasus penemuan jasad perempuan yang telah membusuk di kawasan hutan Patam Lestari, Kecamatan Sekupang, Batam, mulai menemui titik terang. Polisi mengamankan seorang pria yang diduga memiliki keterkaitan dengan kematian perempuan berinisial SR (50).

Pria tersebut diketahui merupakan suami siri korban. Ia diamankan tim gabungan Jatanras Polresta Barelang bersama Unit Reskrim Polsek Sekupang pada Senin (24/8) sore, beberapa jam setelah jasad korban ditemukan warga di kawasan hutan tersebut.

Bacaan Lainnya

Pengamanan terhadap pria itu dilakukan setelah penyidik melakukan serangkaian penyelidikan di sekitar lokasi penemuan jasad. Terduga pelaku disebut memiliki perawakan tinggi dengan ciri fisik berkumis dan berjenggot tebal.

Kapolresta Barelang Kombes Pol Anggoro Wicaksono membenarkan bahwa pihaknya telah mengungkap kasus tersebut. Namun, polisi masih menyiapkan seluruh bahan penyidikan sebelum menyampaikan keterangan resmi kepada publik.

“Besok kita akan rilis ya, berkas sedang disiapkan,” ujar Anggoro, Selasa (25/8).

Ia meminta masyarakat bersabar dan memberikan kesempatan kepada penyidik untuk menuntaskan proses penyidikan.

“Semua bahan sedang kita siapkan. Mohon bersabar ya, tim sedang bekerja,” katanya.

Dari informasi yang dihimpun, korban diketahui berinisial SR dan berusia sekitar 50 tahun. Sebelum jasadnya ditemukan, anak korban sempat melaporkan bahwa kedua orangtuanya tidak kunjung pulang ke rumah.

Informasi tersebut kemudian menjadi bagian dari penelusuran penyidik untuk mengetahui keberadaan korban hingga akhirnya jasad SR ditemukan di kawasan hutan Patam Lestari.

Jasad korban ditemukan warga pada Senin siang dalam kondisi telah mengalami pembusukan cukup parah. Kondisi tersebut membuat identitas korban tidak dapat dikenali secara visual.

Saat ditemukan, korban mengenakan celana legging berwarna hitam, baju putih, sepatu merah merek Nike, serta kaus kaki hitam.

Mendapat laporan tersebut, petugas kepolisian langsung mendatangi lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Jasad korban kemudian dievakuasi untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut guna membantu proses identifikasi dan penyelidikan.

Hingga kini, penyidik masih mendalami motif serta rangkaian kejadian yang menyebabkan korban meninggal dunia, termasuk keterkaitan pria yang telah diamankan dengan kasus tersebut.

Keterangan lebih lengkap mengenai kasus ini dijadwalkan disampaikan Kapolresta Barelang dalam konferensi pers pada Rabu (26/8).

 

 

Editor : Aken

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *