Viral ! Penumpang dan Petugas Baku Hantam di Pelabuhan ASDP Batam Gegara Antrean Masuk Kapal

Batam | Viral video yang memperlihatkan aksi baku hantam calon penumpang di Pelabuhan ASDP Telaga Punggur Batam.

Dalam video berdurasi 30 detik itu, seorang penumpang tampak mengamuk. Ia terlihat mengejar rekan duelnya, wajahnya berdarah.

Bacaan Lainnya

Di lokasi, sejumlah petugas kepolisian dari Polsek Pelabuhan tampak berupaya melerai.

GM ASDP Batam, Hermin Wekli membenarkan kejadian itu. Ia mengatakan, kejadian itu melibatkan petugas operator kapal.

“Ya, betul. Operator kapal Jembatan Nusantara (JN). Langsung saja ke JN,” jawabnya, Jumat (21/3/2025).

Sementara itu, Manager Jembatan Nusantara (JN) Batam, Beringin mengatakan, kejadian itu terjadi atas kesalahpahaman di lapangan.

“Itu bukan penganiayaan. Itu, petugas kita membela diri, penumpang itu duluan menghajar petugas, sehingga terjadi cekcok,” ujar Beringin.

Ia menyebut, kejadian itu terjadi pada Selasa (18/3/2025) malam. Saat itu kapal dengan lumbung KMP Citra Mandala Abadi tujuan Mengkapan Buton akan diberangkatkan.

Pada saat itu, kendaraan penumpang sedang proses loading masuk kapal. Namun penumpang dengan kendaraan truk ini tak mengindahkan instruksi petugas di lapangan.

Pengemudi tersebut justru menyerobot antrean kendaraan memasuki lumbung kapal.

Padahal, saat itu kondisi jumlah penumpang terbilang padat. Ditambah lagi, kapal yang dioperasikan tujuan Mengkapan Buton hanya tersedia satu kapal dalam keberangkatan per dua hari.

Pada saat itu, petugas lalu menegur. Namun teguran itu justru memicu amarah si pengemudi. Ia menyerang petugas operator, Ucok.

“Penumpang ini langsung menghajar petugas kita, petugas berupaya menghindar dan membela diri, lalu tangannya mengenai hidung penumpang itu, makanya berdarah. Jadi ini bukan penganiayaan, di lokasi juga polisi ramai,” ungkap Beringin.

Namun atas kejadian itu, petugas operator kapal Ucok justru diamankan ke Polsek Nongsa. Ia telah ditahan atas dugaan penganiayaan.

Beringin menyampaikan, kendaraan truk milik penumpang yang cekcok tetap diberangkatkan menuju Buton. Petugas hanya perlu menata agar proses loading muatan kapal berjalan lancar.

Kini, nasib petugas operator kapal berujung di balik jeruji besi. Jelang lebaran Idulfitri, ia tak dapat merayakannya bersama keluarga.

“Benar, pelaku sudah kita tahan,” ujar Kapolsek Nongsa, Kompol Efendri Ali, Sabtu (22/3/2025)

Informasi di lapangan, penumpang kendaraan truk ini kerap mengurus kendaraan yang hendak berangkat keluar Batam. Di lapangan, ia dikenal sebagai pemain lama dalam bidang transportasi ekspedisi.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *