Cuma Perkara Uang Rp5 Ribu, Pria di Sagulung Dibacok Empat Kali, Pelaku Diburu Polisi

Batam | Perkara uang Rp5.000 diduga menjadi pemicu pembacokan terhadap seorang pria berinisial HT di kawasan PJB, Kecamatan Sagulung, Kota Batam, Kepulauan Riau, Rabu (14/10/2026) pagi. Korban mengalami luka bacok di bagian kepala dan tangan kiri hingga harus dilarikan ke rumah sakit.

Peristiwa berdarah itu terjadi sekitar pukul 07.30 WIB di sebuah pangkalan ojek. Polisi menduga, aksi kekerasan tersebut dipicu perselisihan antara korban dan seorang pria berinisial B yang kini masih diburu.

Bacaan Lainnya

Kanit Reskrim Polsek Sagulung, Ipda Riyanto, menjelaskan bahwa sebelum kejadian, korban disebut kerap dimintai rokok dan uang oleh terduga pelaku. Dalam beberapa kesempatan, korban masih bersedia memenuhi permintaan tersebut.

Namun, situasi berubah ketika B kembali meminta uang sebesar Rp5.000 pada Sabtu (10/10/2026). Kali ini, korban menolak memberikan uang tersebut sehingga diduga memicu kekesalan terduga pelaku.

“Pada hari Sabtu, 10 Oktober 2026, terduga pelaku kembali meminta uang sebesar Rp5.000 kepada korban, tetapi korban tidak memberikannya. Hal itu membuat terduga pelaku merasa kesal,” jelas Riyanto.

Perselisihan tersebut diduga berujung pada aksi kekerasan beberapa hari kemudian.

Menurut Riyanto, kejadian bermula ketika korban baru bangun tidur di pangkalan ojek pada Rabu pagi. Setelah itu, korban sarapan di lokasi tersebut.

Tak lama berselang, terduga pelaku datang dari arah ruko menuju pangkalan ojek sambil marah-marah kepada korban. Cekcok kemudian memanas hingga B diduga memukul korban menggunakan kursi.

Korban berusaha menangkis serangan tersebut. Namun, ia terjatuh ke dalam parit. Saat korban berada di dalam parit, terduga pelaku diduga kembali menyerangnya menggunakan senjata tajam.

“Terduga pelaku membacok korban sebanyak tiga kali di bagian kepala dan satu kali di tangan kiri,” ungkap Riyanto.

Korban Masih Dirawat, Pelaku Diburu

Usai kejadian, korban HT segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis. Ipda Riyanto juga menjenguk korban guna memastikan kondisinya setelah insiden tersebut.

Sementara itu, Unit Reskrim Polsek Sagulung masih melakukan penyelidikan dan memburu terduga pelaku berinisial B yang identitasnya telah diketahui.

“Pelaku berinisial B masih dalam penyelidikan. Sedangkan korban HT masih dirawat di rumah sakit,” ujar Riyanto.

Polisi terus mendalami rangkaian kejadian, termasuk dugaan motif yang melatarbelakangi aksi pembacokan tersebut.

Masyarakat juga diimbau agar tidak menyelesaikan perselisihan dengan kekerasan. Apabila menghadapi konflik yang berpotensi membahayakan keselamatan, warga diminta segera melapor kepada pihak berwajib.

 

 

Wartawan : Aken

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *