Kapolsek Bulang Gerak Cepat Tangani Dampak Puting Beliung di Pulau Boyan, Tiga Rumah Rusak

Batam | Angin puting beliung menerjang kawasan permukiman warga di Pulau Boyan, RT 10/RW 03, Kelurahan Pulau Buluh, Kecamatan Bulang, Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri), Senin (2/11/2026) sekitar pukul 11.21 WIB. Peristiwa tersebut mengakibatkan tiga rumah warga mengalami kerusakan, dua di antaranya rusak berat dan satu lainnya rusak ringan.

Bacaan Lainnya

Merespons kejadian tersebut, Kapolsek Bulang Ipda Jafri Aziz, S.H., M.H., bersama sejumlah personel langsung mendatangi lokasi untuk meninjau kondisi warga, memastikan keselamatan masyarakat, sekaligus melakukan pendataan terhadap rumah-rumah yang terdampak.

Dalam peninjauan tersebut, Kapolsek Bulang turut didampingi Kanit Intelkam Aiptu Lubnan, Kanit Reskrim Aiptu Erwin Bate’e, Kanit Sabhara Aiptu Hendra, Kanit Provos Aiptu Novri, serta personel piket fungsi dan patroli Polsek Bulang.

Hadir pula Lurah Pulau Buluh Arpin, S.I.P., Babinsa Pulau Buluh Serda Purba, dan Kapos AL Sagulung Peltu Jonter untuk bersama-sama melihat kondisi di lokasi kejadian.

“Kami telah mendatangi lokasi kejadian untuk meninjau langsung kondisi warga serta mendata kerusakan rumah yang terdampak akibat terjangan angin puting beliung ini,” ujar Ipda Jafri saat dikonfirmasi, Senin (2/11/2026).

Berdasarkan hasil pendataan sementara, terdapat tiga kepala keluarga (KK) yang rumahnya mengalami kerusakan akibat terjangan angin kencang tersebut.

Dua rumah mengalami kerusakan berat. Rumah pertama milik Abu Tausi (52), yang dihuni bersama istrinya, Faridah (46), serta dua anaknya, Ilham Tausi (23) dan Iqmal (20).

Rumah kedua merupakan milik Bebi (45), yang dihuni bersama istrinya, Wati (43), dan empat anaknya, yakni Roby (28), Beti Lepiya (20), Keti Robyta Sari (11), dan Lesti Yana (9).

Sementara itu, satu rumah lainnya mengalami kerusakan ringan, yakni milik Husin (77). Rumah tersebut dihuni bersama istrinya, Jamaliah (64), serta empat anak mereka, yaitu Empi (46), Memi (32), Junaidi (29), dan Leni Septila (29).

Meski mengakibatkan kerusakan pada sejumlah rumah warga, peristiwa tersebut dipastikan tidak menimbulkan korban jiwa maupun korban luka-luka.

Kapolsek Bulang mengatakan, pihaknya terus berkoordinasi dengan pemerintah kelurahan dan instansi terkait untuk mengupayakan penanganan terhadap warga terdampak, termasuk percepatan penyaluran bantuan darurat serta penyiapan tenda pengungsian bagi keluarga yang rumahnya mengalami kerusakan berat.

Pendataan dan koordinasi tersebut dilakukan guna memastikan kebutuhan warga terdampak dapat segera ditangani serta membantu meringankan beban masyarakat pascakejadian.

 

Wartawan : R. Kamaruzzaman

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *