Heboh! Atlet Panjat Tebing Batam Mendadak Dilarang Bertanding di Porprov Kepri, FPTI Ungkap Dugaan Kecurangan

Batam | Polemik mendadak mencuat jelang bergulirnya ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kepulauan Riau (Kepri). Kontingen panjat tebing Kota Batam mendapati sejumlah atlet andalan mereka secara sepihak dilarang bertanding. Keputusan mendadak tersebut dinilai sarat kecurangan dan mencederai asas sportivitas (fair play).

Ketua Umum Pengurus Cabang (Pengcab) Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kota Batam, Dian Desimal Sitanggang mengungkapkan, ketegangan ini bermula dari Rapat Koordinasi (Rakornis) pada awal Oktober 2026.

Bacaan Lainnya

Dalam rapat tersebut, pihak FPTI Pengprov Kepri yang dipimpin Wahyu Wahyudin mendadak mempermasalahkan anggaran hibah pemerintah senilai Rp40 juta yang dinilai kurang dan meminta tambahan hingga Rp100 juta.

Di tengah perdebatan anggaran, muncul wacana kontroversial berupa pembagian medali (bagi-bagi medali) ke sejumlah kabupaten/kota di Kepri. Usulan itu sontak memicu penolakan keras dari Pengcab FPTI Kota Batam.

“Dari lima kabupaten/kota, empat kabupaten/kota sempat menyetujui usulan itu, dan hanya Kota Batam sendiri yang menolak. Mengetahui hal tersebut, saya langsung melaporkan kejadian itu ke pengurus pusat FPTI di Jakarta,” ujar Dian saat dikonfirmasi, Minggu (1/11/2026).

Mendapat laporan tersebut, FPTI Pusat langsung menganulir rencana pembagian medali karena dinilai melanggar Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) organisasi.

Dian menegaskan, rekayasa hasil kejuaraan demi mendongkrak perolehan medali daerah tertentu berpotensi mengarah pada indikasi penyimpangan keuangan negara (tipikor).

“Bayangkan jika medali emas dibagi-bagikan ke Bintan, Tanjungpinang, atau Natuna, maka pada APBD tahun berikutnya, alokasi anggaran daerah akan bertambah. Padahal, seharusnya medali emas tersebut dimenangkan oleh Batam. Itu kan tindakan yang tidak benar dalam tata kelola keuangan daerah,” tegasnya.

Meski sempat mendapat teguran dari pusat, konflik kembali meruncing menjelang hari pertandingan. Padahal, seluruh administrasi kontingen Batam yang mencakup 22 orang terdiri atas atlet dan ofisial telah dirampungkan. Bahkan ID card dari KONI Kota Batam sudah dicetak sejak 25 Oktober 2026.

Namun puncaknya terjadi pada Sabtu (31/10/2026) sore, ketika PB Porprov secara mendadak melayangkan surat pemberitahuan bahwa atlet Batam dilarang bertanding. Kebijakan itu dinilai tidak berdasar dan mencederai mental para atlet yang telah berlatih intensif selama 3 hingga 5 tahun.

Dian menduga pencekalan ini erat kaitannya dengan upaya pihak tertentu yang mencoba mendiskreditkan dirinya dengan mengangkat isu lama serta menyebarkan fitnah terkait proses seleksi atlet.

“Atlet-atlet kita memiliki masa depan. Jangan sampai mereka dizalimi secara terus-menerus dan mental mereka dihancurkan. Ini adalah ajang multi-event tingkat Provinsi Kepri, bukan milik pribadi FPTI. Sangat disayangkan jika ajang ini harus dikotori oleh sifat sirik dan dengki yang berniat menghancurkan atlet Kota Batam,” kata Dian yang telah membina olahraga panjat tebing Batam selama 16 tahun sejak Porkot 2009.

Terkait status atlet yang sempat digantung, Dian menyebutkan bahwa sebelumnya terdapat 6 orang atlet yang mengalami ketidakjelasan status administrasi. Namun berkat upaya koordinasi yang terus dilakukan, jumlah tersebut kini menyusut menjadi 4 atlet.

Pengcab FPTI Batam berharap persoalan ini segera menemui titik terang melalui forum resmi agar hak-hak para atlet muda dapat terselamatkan.

“Awalnya ada 6 atlet yang belum ada kejelasan. Namun, saat ini mereka telah mengubah menjadi 4. Malam ini juga akan diadakan TM (Technical Meeting), semoga ada jalan keluar terbaik,” pungkas Dian.

Untuk diketahui, Kota Batam selama 16 tahun terakhir konsisten mempertahankan tradisi sebagai juara umum cabang olahraga panjat tebing di tingkat provinsi. Pengcab FPTI Batam mendesak seluruh pihak menjunjung tinggi sportivitas dan mematuhi regulasi organisasi demi kemajuan olahraga di Kepulauan Riau.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

3 Komentar

  1. hhh si dian2 itu lagi,mau di bongkar kah kebusukannya,dia mencoret atlet panjat tebing kami yg sudah lolos seleksi,tiba2 diganti sama atlet dia yg nggak ikut seleksi,kami protes bukannya di kumpulkan musyawarah,eh malah di blacklist.
    sementara atlet yg dimasukkan dia ada 5 orang yg nggak berktp batam,dan sekarang acara dh mau mulai 6 orang dicoret namanya karna 5 orang tidak ada ktp batam,1 orang itu si dian di coret karena dia masih menjabat sebagai ketua cabor,kan aneh si dian2 ni
    bapak saya difitnah korupsi 250juta,mamak saya di hasut2,ngehasutnya waktu keadaan berduka lagi,
    Tolong contact saya kalo mau memberitakan.
    mereka habis pelantikan mabok2 di hotel angota2 fpti

  2. hhh si dian2 itu lagi,mau di bongkar kah kebusukannya,dia mencoret atlet panjat tebing kami yg sudah lolos seleksi,tiba2 diganti sama atlet dia yg nggak ikut seleksi,kami protes bukannya di kumpulkan musyawarah,eh malah di blacklist.
    sementara atlet yg dimasukkan dia ada 5 orang yg nggak berktp batam,dan sekarang acara dh mau mulai 6 orang dicoret namanya karna 5 orang tidak ada ktp batam,1 orang itu si dian di coret karena dia masih menjabat sebagai ketua cabor,kan aneh si dian2 ni
    bapak saya difitnah korupsi 250juta,mamak saya di hasut2,ngehasutnya waktu keadaan berduka lagi,
    Tolong contact saya kalo mau memberitakan.
    mereka habis pelantikan mabok2 di hotel angota2 fpti.
    tolong di tindak lanjutin.

  3. si dian2 itu lagi,mau di bongkar kah kebusukannya,dia mencoret atlet panjat tebing kami yg sudah lolos seleksi,tiba2 diganti sama atlet dia yg nggak ikut seleksi,kami protes bukannya di kumpulkan musyawarah,eh malah di blacklist.
    sementara atlet yg dimasukkan dia ada 5 orang yg nggak berktp batam,dan sekarang acara dh mau mulai 6 orang dicoret namanya karna 5 orang tidak ada ktp batam,1 orang itu si dian di coret karena dia masih menjabat sebagai ketua cabor,kan aneh si dian2 ni
    bapak saya difitnah korupsi 250juta,mamak saya di hasut2,ngehasutnya waktu keadaan berduka lagi,
    Tolong contact saya kalo mau memberitakan.
    mereka habis pelantikan mabok2 di hotel angota2 fpti.
    tolong di tindak lanjutin.