Lingga | Kepedulian terhadap sesama ditunjukkan Organisasi Masyarakat (Ormas) Gagak Hitam Kabupaten Lingga dengan menggelar aksi penggalangan dana untuk membantu biaya operasi seorang warga penderita hernia.

Aksi kemanusiaan tersebut berlangsung di Simpang Empat Dabo Singkep, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau (Kepri), Jumat (23/10/2026), mulai pukul 16.30 WIB hingga selesai. Sejumlah anggota Gagak Hitam turun langsung ke jalan untuk menggalang bantuan dari masyarakat dan para pengguna jalan yang melintas.

Dana yang terkumpul dalam kegiatan itu disalurkan kepada Syafei, 47, warga Sekop Laut, Kecamatan Singkep. Ia membutuhkan bantuan biaya untuk menjalani operasi hernia yang dideritanya.
Panglima Pasukan Adat Gagak Hitam Kabupaten Lingga, Ribut, mengatakan aksi tersebut merupakan bentuk kepedulian organisasi terhadap masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan, khususnya dalam memenuhi kebutuhan biaya pengobatan.
Menurut Ribut, semangat gotong royong dan kepedulian sosial perlu terus ditumbuhkan agar masyarakat yang membutuhkan tidak merasa menghadapi persoalannya seorang diri.
“Melalui aksi ini, kami ingin menunjukkan bahwa kepedulian terhadap sesama harus diwujudkan melalui tindakan nyata. Kami berharap bantuan yang terkumpul dapat meringankan beban Saudara Syafei dan membantu biaya operasinya,” ujar Ribut.
Ia juga berharap semakin banyak masyarakat yang tergerak untuk saling membantu, terutama ketika ada warga yang membutuhkan dukungan untuk mendapatkan penanganan medis.
Bagi Gagak Hitam Kabupaten Lingga, kegiatan tersebut bukan sekadar penggalangan dana, melainkan juga upaya memperkuat nilai persaudaraan dan solidaritas di tengah masyarakat.
Melalui aksi itu, Gagak Hitam berharap bantuan yang diberikan dapat menjadi penyemangat bagi Syafei dan keluarganya dalam menghadapi ujian kesehatan yang sedang dijalani.
Semangat gotong royong pun menjadi pesan utama dalam kegiatan tersebut. Di tengah keterbatasan, kepedulian yang diberikan bersama-sama diharapkan mampu menghadirkan harapan bagi warga yang membutuhkan pertolongan.
Eko





