Belakang Padang | Ada hal menarik dan unik yang memukau para penonton pada acara pawai takbir menyambut hari raya idul fitri 1446 H di Kecamatan Belakang Padang, Kota Batam.

Pasalnya, pada Pawai takbiran tersebut, terdapat sebuah astaka masjid yang terbuat dari barang bekas yang di daur ulang.
Terlihat pada rangkaian astaka masjid tersebut, semua bahan yang digunakan adalah taplak meja, kuali dan keranjang buah – buahan bekas.
Dihiasi dan dikelilingi dengan lampu warna-warni, sehingga membuat astaka masjid tersebut kian membuat takjub siapapun yang melihatnya.
Usut punya usut, ternyata astaka masjid tersebut adalah milik Masjid Al Adam di Tempang Garden.
Dalam hitungan hari, para remaja PPTG yang dimentori Izhar berhasil menyulap ratusan barang bekas yang sebelumnya dianggap sampah menjadi astaka yang bernilai seni.
Izhar mengatakan, astaka masjid tersebut adalah kreasi remaja PPTG warga Tempang Garden
Astaka masjid itu notabenenya 100 persen terbuat dari barang – barang bekas.
Izhar menjelaskan, ide pembuatan astaka masjid itu tercetus dari ide brilliannya.
Kemudian didukung oleh remaja PPTG dan tokoh-tokoh masyarakat lingkungan serta Ketua Pengurus Masjid Al – Adam.
“Pertama kali muncul ide ini, yang kemudian di kreasikan oleh teman-teman remaja PPTG,” kata Izhar kepada media posmetrobatam.co.id, Minggu (30/3/2025) malam.
“Dan didukung oleh Kepala Lingkungan, RT setempat, tokoh agama dan tokoh masyarakat serta Ketua Masjid Al Adam yang selalu mendukung apapun bentuk kegiatan remaja.” sambungnya.
Menurutnya, daripada barang – barang bekas itu jadi sampah, alangkah baiknya dipergunakan untuk hal-hal yang berguna.
“Seperti membuat astaka ini. Sangat bermanfaat untuk mengurai limbah,” sebut Izhar.
Atas hal itu, ia pun berharap semoga astaka masjid daur ulang barang bekas tersebut pada Pawai takbiran tahun ini mendapatkan juara.
“Ya, harapan kita semoga hasil kreativitas remaja PPTG ini bisa menjadi juara lah.” tutup Izhar.





