Belakang Padang | Dalam semangat memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia, Kecamatan Belakang Padang kembali menghadirkan Perlombaan Sampan Layar, sebuah tradisi bahari yang telah menjadi identitas dan kebanggaan masyarakat pulau. Panitia membuka pendaftaran lomba sejak tanggal 1 Agustus 2025, bertempat di Dataran Lang-Lang Laut. Bagi yang berminat, silakan menghubungi Kontak Person: Kisno (0813 6331 4934).
Lomba ini akan digelar pada 10 Agustus 2025, mempertandingkan tiga kategori kolek: kolek orang 5, kolek orang 7, dan kolek orang 9. Peserta berasal dari berbagai penjuru Belakang Padang dan sekitarnya, siap unjuk keahlian serta melestarikan warisan budaya maritim yang hampir punah di banyak tempat, namun tetap hidup di hati masyarakat Belakang Padang.
Ketua Panitia, Kisno, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar lomba, melainkan bentuk pelestarian budaya nenek moyang yang harus terus dirawat.
“Perlombaan sampan layar selalu dinanti-nantikan masyarakat. Di tengah modernisasi, hanya di Belakang Padang tradisi ini tetap terjaga. Semoga tahun ini lebih semarak dan makin mempererat silaturahmi antarwarga,” ujarnya penuh semangat, Sabtu (2/8/2025)
Dikesempatan itu, Plt Lurah Tanjung Sari, Nurasikin, turut memberi apresiasi terhadap gelaran ini. Ia menyampaikan dukungan penuh atas kreativitas dan semangat Camat Belakang Padang Abdul Hanafi, SE dalam menyemarakkan perayaan HUT RI.
“Kami sangat bangga atas inisiatif Camat Belakang Padang, Bapak Abdul Hanafi, SE yang tak hanya melestarikan budaya, tapi juga terus mendorong geliat UMKM lokal lewat kegiatan seperti ini. Kelurahan Tanjung Sari mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk mendukung penuh acara ini agar lebih semarak dan membawa dampak positif bagi ekonomi lokal,” tuturnya.
Ia juga menambahkan, “Kami harap seluruh panitia tetap menjaga kesehatan, jangan memaksakan diri. Tetap semangat demi suksesnya kegiatan yang luar biasa ini.”
Camat Belakang Padang, Abdul Hanafi, SE menegaskan bahwa perayaan HUT RI ke 80 tahun ini bukan hanya untuk mengenang kemerdekaan, tetapi juga sebagai momentum untuk menghidupkan kembali denyut budaya dan ekonomi masyarakat pesisir.
“Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen kami untuk terus memajukan Belakang Padang, tidak hanya dari sisi budaya tetapi juga ekonomi kerakyatan. Kami berharap UMKM lokal tumbuh seiring semaraknya acara, sehingga masyarakat benar-benar merasakan dampaknya. Mari kita jadikan HUT RI ke-80 sebagai ajang memperkuat persatuan dan kebanggaan sebagai anak pulau.” ujar Camat Belakang Padang, Abdul Hanafi, SE.
Tak hanya perlombaan sampan layar, panitia juga tengah menyiapkan beragam permainan rakyat, seperti panjat pinang, tarek tambang, dan lomba untuk anak-anak, yang masih dalam tahap penyesuaian jadwal. Kegiatan ini diharapkan menjadi ruang kebersamaan antarwarga lintas generasi.
Masyarakat diajak untuk ikut serta, baik sebagai peserta maupun pendukung, karena kemeriahan ini adalah milik kita bersama. Ayo, daftarkan tim kolek terbaikmu sekarang! Mari bersatu menjaga budaya dan menyemarakkan kemerdekaan di tanah yang kita cintai ini: Belakang Padang, Tanah Bahari Warisan Leluhur.





