Belakang Padang | Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam melalui Puskesmas Belakang Padang menyampaikan, bahwa program Cek Kesehatan Gratis (CKG) hadir untuk membantu masyarakat mendeteksi secara dini penyakit berbahaya.
Program ini menjadi salah satu upaya penting dalam meningkatkan kesadaran, akan pentingnya pemeriksaan kesehatan rutin. Dan program pemeriksaan kesehatan gratis ini juga sebagai hadiah ulang tahun bagi Warga Negara Indonesia (WNI) yang merayakannya.
Inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan, melakukan deteksi dini terhadap berbagai penyakit, serta mengurangi risiko kecacatan dan kematian akibat kondisi kesehatan yang tidak terdeteksi sejak awal.
Layanan ini dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat, mulai dari bayi hingga lansia. Pemerintah memastikan bahwa pemeriksaan akan dilakukan secara bertahap sesuai dengan kelompok usia untuk memastikan deteksi kesehatan yang lebih akurat.
Kepala UPT Puskesmas Belakang Padang mengatakan, Program CKG ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam meningkatkan akses layanan kesehatan bagi masyarakat, terutama bagi mereka yang selama ini mengalami keterbatasan akses akibat kondisi sosial atau ekonomi.
“Dengan adanya layanan kesehatan gratis, masyarakat dapat memperoleh pemeriksaan kesehatan secara mudah dan tanpa biaya,” ujarnya.
Ia berharap, masyarakat bisa terlayani dengan baik, masyarakat bisa terjaga kesehatannya, masyarakat sudah tidak pusing lagi untuk kemudian memikirkan biaya untuk pelayanan kesehatan.
“Singkatnya masyarakat betul-betul bisa dalam mengangkat derajat kesehatan yang semestinya bisa terpenuhi. karena menjadi haknya mereka,” harapnya.
Ia juga menegaskan pentingnya pendekatan promotif dan preventif dalam pelayanan kesehatan. Menurutnya, program ini tidak hanya berfokus pada pengobatan tetapi juga pada pencegahan penyakit melalui pemeriksaan dini dan edukasi kesehatan.
Dengan memberikan kesempatan Cek Kesehatan Gratis bagi masyarakat yang merayakan ulang tahun, puskesmas Belakang Padang sudah melayani 27 orang yang ikut program cek kesehatan gratis per tanggal 10 Maret 2025.
“Alhamdulillah, per tanggal 10 Maret 2025 masyarakat yang melakukan cek kesehatan gratis saat merayakan ulang tahun sekitar 27 orang,” sebutnya, saat dikonfirmasi awak media posmetrobatam.co.id, Rabu (12/3/2025)
“Dalam pemeriksaan tersebut, tidak terdeteksi penyakit berbahaya,” sambungnya.
Dijelaskannya, pemeriksaan kesehatan yang diberikan pun disesuaikan dengan kelompok usia, mulai dari bayi hingga lansia.
Ia juga mengajak seluruh lapisan masyarakat Kecamatan Belakang Padang untuk terus menerapkan pola hidup sehat dan semakin sadar akan pentingnya kesehatan agar program ini memberikan manfaat maksimal.
“Program ini dirancang untuk mendeteksi dini faktor risiko penyakit pada masyarakat. Jika dalam pemeriksaan awal ditemukan indikasi adanya penyakit, pasien akan mendapatkan pemeriksaan lanjutan atau dirujuk ke fasilitas kesehatan yang lebih tinggi,” ujarnya
Lanjutnya, program ini menerapkan konsep skrining kesehatan untuk mendeteksi faktor risiko penyakit sejak dini. Selain untuk deteksi dini penyakit, tujuan dari CKG ini juga untuk mendapatkan data base kesehatan masyarakat Indonesia.
Dijelaskannya, dengan adanya deteksi awal, diharapkan masyarakat yang memiliki potensi penyakit dapat segera mendapatkan penanganan medis yang tepat.
“Pemeriksaan usia dewasa mencakup pemeriksaan tekanan darah, gula darah, kolesterol, dan faktor risiko penyakit tidak menular lainnya seperti skrining telinga, mata, gigi, jantung serta pemeriksaan laboratorium. Sementara untuk lansia deteksi dini penyakit kronis seperti hipertensi, diabetes, serta pemeriksaan fungsi jantung dan organ tubuh lainnya,” paparnya.
Lebih lanjut, untuk perempuan usia lebih dari 30 tahun dilakukan skrining kanker payudara dan pemeriksaan Inspeksi Visual Asam Asetat yang dilakukan untuk mendeteksi kanker leher rahim.
Untuk anak usia sekolah 7-17 tahun, layanan cek kesehatan gratis baru akan dimulai pada tahun ajaran baru, Juli 2025.
Ia membeberkan masyarakat yang ingin mendapatkan layanan kesehatan gratis ini harus terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan dan mengikuti beberapa langkah mudah, sebagai berikut :
1. Aktivasi atau Daftar BPJS Kesehatan Untuk bisa mengakses pemeriksaan kesehatan gratis, warga harus menjadi peserta BPJS Kesehatan. Adapun warga yang belum terdaftar dapat melakukan pendaftaran melalui kantor BPJS terdekat atau secara online untuk bisa mengakses program pemeriksaan kesehatan gratis ini.
2. Unduh dan Daftar di Aplikasi SATUSEHAT Mobile Selain terdaftar dalam BPJS Kesehatan, warga juga perlu mengunduh mengunduh aplikasi SATUSEHAT Mobile. Aplikasi ini digunakan untuk mengakses informasi terkait pemeriksaan kesehatan Anda, seperti jadwal dan kuesioner skrining.
3. Pilih Jadwal Pemeriksaan Kesehatan Gratis Melalui aplikasi SATUSEHAT Mobile atau WhatsApp Chatbot BPJS Kesehatan, warga bisa memilih tanggal pemeriksaan yang sesuai.
4. Menerima Notifikasi Pengingat melalui WhatsApp Setelah memilih jadwal, warga akan menerima notifikasi pengingat melalui WhatsApp pada beberapa waktu sebelum ulang tahun Anda.
Berikut adalah jadwal pengingat yang akan Anda terima:
- H-30 sebelum ulang tahun
- H-7 sebelum ulang tahun
- H-1 sebelum ulang tahun
- Hari H ulang tahun
5. Mengisi Kuesioner Skrining Kesehatan Pada H-7 sebelum ulang tahun, warga akan menerima kuesioner skrining kesehatan yang bisa diisi secara mandiri melalui aplikasi SATUSEHAT Mobile. Pastikan untuk mengisinya dengan lengkap karena hasil skrining ini akan digunakan oleh tenaga medis untuk pemeriksaan lebih lanjut.
6. Mendapatkan Tiket Pemeriksaan di Aplikasi Setelah mengisi kuesioner, tiket untuk pemeriksaan kesehatan gratis akan muncul di aplikasi SATUSEHAT Mobile. Tiket ini perlu ditunjukkan saat datang untuk pemeriksaan.
7. Datang ke Fasilitas Kesehatan yang Bermitra dengan BPJS Pada hari pemeriksaan, datanglah ke Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) yang telah Anda pilih sebelumnya, dengan membawa sejumlah dokumen seperti: Identitas diri (KTP, KIA, atau Kartu Keluarga) Buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) bagi balita dan anak prasekolah Tiket pemeriksaan dari aplikasi SATUSEHAT Mobile Hasil pengisian formulir kuesioner skrining kesehatan Manfaat Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis
Selain itu, Syamsurijal, S.KM juga mengapresiasi kemudahan akses layanan ini. Bagi masyarakat yang mengalami kendala dalam menggunakan aplikasi SATUSEHAT, petugas kesehatan siap memberikan bimbingan agar mereka tetap bisa mengakses layanan CKG dengan mudah.
Syamsurijal juga menambahkan, bahwa hasil pemeriksaan kesehatan ini akan tercatat dalam Rapor Kesehatan yang dapat diakses melalui aplikasi SATUSEHAT.
“Rapor ini hanya bisa dilihat oleh pasien dan tenaga medis. Jika hasil pemeriksaan menunjukkan hasil yang kurang baik, pasien akan diberi rujukan untuk pemeriksaan lebih lanjut di rumah sakit atau puskesmas,” jelasnya.
Namun, Ia menekankan bahwa program CKG hanya merupakan skrining awal untuk mendeteksi potensi penyakit.
“Jika hasil pemeriksaan menunjukkan angka yang melebihi batas normal, dokter di puskesmas akan merujuk pasien ke rumah sakit,” pungkasnya.
Melalui program CKG, Syamsurijal, S.KM berharap dapat mempercepat deteksi penyakit dan mendorong masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan mereka.
Dengan adanya pemeriksaan kesehatan gratis ini, pemerintah berharap masyarakat bisa memanfaatkan untuk melakukan deteksi dini terhadap masalah kesehatan yang mungkin terjadi.
“Mari sama – sama kita dukung program pemerintah di bidang kesehatan ini dengan datang ke Fasyankes terdekat untuk Cek Kesehatan Gratis di saat Hari Ulang Tahun sebagai salah satu wujud masyarakat Indonesia yang taat dan peduli terhadap kesehatan dalam menghadapi Indonesia Emas 2045,” himbau Kepala UPT Puskesmas Belakang Padang, Syamsurijal, S.KM mengakhiri.





