Batam | Pemerintah Kota Batam melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) bersiap menggelar ajang bergengsi Batam International Sea Eagle Boat Race 2025 yang akan berlangsung pada 28 hingga 30 November 2025 di Perairan Elang-Elang Laut, Belakang Padang.

Kegiatan ini ditandai dengan undangan rapat koordinasi yang diterbitkan Disbudpar Kota Batam Nomor B/341/500.13.3/X/2025, tertanggal 24 Oktober 2025, yang ditujukan kepada berbagai pihak terkait. Rapat tersebut dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 29 Oktober 2025, pukul 08.30 WIB di Ruang Rapat Kantor Lurah Tanjung Sari, Belakang Padang, untuk membahas persiapan teknis dan sinergi pelaksanaan kegiatan.
Kepala Disbudpar Kota Batam, Ardiwinata, menjelaskan bahwa Sea Eagle Boat Race bukan hanya sekadar perlombaan perahu cepat, tetapi juga momentum penting dalam upaya mendorong sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di wilayah hinterland, khususnya Belakang Padang.
“Event ini memberikan dampak positif langsung bagi pelaku UMKM lokal, sekaligus menjadi ajang branding bagi Belakang Padang. Kegiatan ini kita hadirkan agar benar-benar mengakar dan memberi manfaat bagi masyarakat,” ujar Ardi.
Ia menambahkan, event ini juga menjadi bagian dari strategi peningkatan jumlah kunjungan wisatawan ke Batam yang ditargetkan melonjak signifikan pada tahun 2025.
“Sea Eagle Boat Race menjadi salah satu magnet utama yang akan memperkuat daya tarik wisata bahari,” tuturnya.
Selain perlombaan, kegiatan ini juga akan diramaikan dengan bazar UMKM yang melibatkan masyarakat lokal. Pengelolaan lapak bazar nantinya akan diserahkan kepada pihak kecamatan untuk mengakomodasi pelaku usaha kecil menengah setempat.
Terkait pendanaan, Ardi menegaskan bahwa kegiatan ini tidak sepenuhnya bergantung pada APBD.
“Kita mendorong keterlibatan stakeholder dan membuka peluang bagi sponsor swasta untuk ikut berpartisipasi,” katanya.
Sementara itu, Camat Belakang Padang, Abdul Hanafi, SE, menyambut baik kembalinya ajang bergengsi ini setelah lebih dari satu dekade vakum.
“Kami sangat bersyukur dan siap mendukung penuh agar kegiatan ini berjalan sukses. Ini bukan hanya lomba, tetapi kebanggaan masyarakat pulau,” ucapnya.
Tahun ini, panitia telah menyiapkan total hadiah sebesar Rp164 juta, yang akan diperebutkan dalam dua kategori: umum dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
“Kita buat kegiatan ini dengan konsep Sapta Pesona: aman, tertib, indah, nyaman, dan memberikan kenangan terbaik bagi wisatawan,” tutup Ardi.
Dengan dukungan penuh dari pemerintah dan masyarakat, Batam International Sea Eagle Boat Race 2025 diharapkan menjadi simbol semangat bahari dan kebangkitan wisata pesisir Batam menuju panggung internasional.





