Belakang Padang – Malam di Dataran Elang-elang Laut berubah menjadi lautan cahaya. Ratusan lampu hias memancar dari tenda-tenda bazar, memantul di permukaan laut, menciptakan suasana hangat penuh keceriaan. Perayaan HUT ke-80 Republik Indonesia di Belakang Padang kali ini disulap menjadi pesta rakyat dengan kemeriahan bazar malam, aneka kuliner, kerajinan tangan, dan permainan ketangkasan untuk anak-anak.

Pengunjung dari berbagai usia tumpah ruah memenuhi lokasi. Suara musik, tawa anak-anak yang mencoba permainan ketangkasan, dan aroma makanan laut khas pesisir menjadi daya tarik tersendiri.
Almasdi, pelaku UMKM dari Tanjung Pinang, merasa bersyukur bisa ikut meramaikan. “Bazar malam seperti ini seru sekali, pembeli ramai, apalagi ada hiburan dan permainan anak-anak. Produk olahan laut kami laris manis,” ujarnya.
Sementara itu, Angga, pelaku UMKM dari Batam yang mengelola permainan ketangkasan anak-anak, mengatakan antusiasme warga luar biasa.
“Anak-anak senang bermain, orang tua pun ikut menikmati suasana. Selain hiburan, ini jadi cara kami memperkenalkan usaha di Belakang Padang,” tuturnya.
Dikesempatan itu, Plt Lurah Tanjung Sari, Nurasikin, menekankan bahwa kemerdekaan harus dirayakan dengan kegiatan positif. “Bazar malam ini bukan hanya hiburan, tapi juga wadah bagi pelaku UMKM untuk berkembang dan bertemu pasar baru,” katanya.
Secara terpisah, Camat Belakang Padang, Abdul Hanafi, SE menambahkan bahwa kegiatan seperti ini menggerakkan ekonomi lokal.
“Perputaran ekonomi meningkat signifikan. UMKM tumbuh, wisatawan datang, dan masyarakat merasakan manfaatnya langsung. Semangat ini yang harus kita jaga,” ungkapnya, Senin (11/8/2025)
Di bawah cahaya lampu dan bintang malam, bazar Elang-Elang Laut menjadi bukti bahwa perayaan kemerdekaan bisa menyatukan hiburan, ekonomi, dan kebersamaan dalam satu panggung.





