Belakang Padang | Personel Pos TNI Angkatan Laut (Posal) Sambu bersama Satuan Tugas (Satgas) Puter Pulau Nipah XXX menggelar aksi gotong royong membersihkan kawasan pantai di Kelurahan Sekanak Raya, Kecamatan Belakang Padang, Kota Batam, Selasa (21/7/2026). Kegiatan tersebut melibatkan berbagai unsur, mulai dari TNI, pemerintah kelurahan, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN), hingga masyarakat setempat sebagai bentuk kepedulian bersama terhadap kebersihan lingkungan pesisir dan kelestarian ekosistem laut.
Kegiatan bersih pantai ini menjadi bukti nyata sinergi antara TNI Angkatan Laut, pemerintah daerah, perguruan tinggi, serta masyarakat dalam menjaga kawasan pesisir agar tetap bersih, sehat, dan nyaman. Selain mengangkat sampah plastik, kayu, dan berbagai jenis limbah yang terbawa arus laut, kegiatan tersebut juga bertujuan menumbuhkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga ekosistem pesisir sebagai sumber kehidupan sekaligus penopang perekonomian masyarakat nelayan.
Aksi gotong royong dihadiri Dansatgas Puter Pulau Nipah XXX Lettu Marinir Susilo, Danposal Sambu Lettu Laut (P) Ramli Afifi, perwakilan Kelurahan Sekanak Raya, Babinpotmar Posal Sambu, Babinsa Koramil Belakang Padang, personel Satgas Marinir Pulau Nipah, pengurus RT/RW Kelurahan Sekanak Raya, mahasiswa KKN Universitas Gadjah Mada (UGM), mahasiswa KKN Universitas Batam, serta masyarakat sekitar.
Sejak kegiatan dimulai, seluruh peserta tampak antusias bergotong royong membersihkan sepanjang garis pantai. Mereka bahu-membahu mengumpulkan sampah yang berpotensi mencemari laut dan merusak habitat biota pesisir. Semangat kebersamaan yang tercipta mencerminkan tingginya kepedulian berbagai elemen masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan pantai sebagai aset strategis yang mendukung sektor perikanan, transportasi laut, hingga pariwisata.
Melalui kegiatan tersebut, TNI Angkatan Laut kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat kemanunggalan dengan rakyat melalui aksi sosial dan pembinaan wilayah maritim. Tidak hanya menjalankan tugas menjaga keamanan laut, TNI AL juga terus mendorong tumbuhnya kesadaran masyarakat untuk menjaga kelestarian lingkungan pesisir agar tetap terpelihara bagi generasi mendatang.
Belakang Padang sendiri merupakan salah satu kawasan pesisir strategis di Kota Batam yang memiliki potensi besar di sektor kelautan dan perikanan. Kebersihan pantai menjadi faktor penting dalam menjaga keberlangsungan ekosistem laut sekaligus mendukung aktivitas ekonomi masyarakat yang bergantung pada hasil laut.
Karena itu, kolaborasi antara pemerintah, aparat keamanan, perguruan tinggi, dan masyarakat dinilai menjadi kunci dalam mengurangi pencemaran lingkungan sekaligus membangun budaya peduli lingkungan yang berkelanjutan.
Melalui semangat gotong royong yang terus dipupuk, TNI Angkatan Laut berharap kegiatan serupa tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi mampu menjadi budaya di tengah masyarakat. Langkah tersebut sejalan dengan upaya pemerintah dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup, memperkuat budaya maritim Indonesia, serta mewujudkan kawasan pesisir yang bersih, sehat, produktif, dan berkelanjutan.
Editor : Aken Sumber : RRI





