Curanmor di Sagulung Terbongkar, Dua Pelaku Diciduk Saat Hendak Jual Motor Curian

Batam | Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di wilayah Sagulung kembali berhasil diungkap aparat kepolisian. Dua terduga pelaku diamankan saat hendak melakukan transaksi penjualan sepeda motor hasil curian, Selasa (17/3) malam.

Kanit Reskrim Polsek Sagulung, Iptu Anwar Aris, membenarkan penangkapan tersebut. Ia menjelaskan, kedua pelaku berinisial NA (20) dan IDP (23) kini telah diamankan guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Peristiwa pencurian itu sendiri terjadi pada Sabtu, 14 Maret 2026. Korban saat itu memarkirkan sepeda motor Honda Beat miliknya di teras rumah dalam kondisi stang terkunci. Namun, saat hendak berangkat kerja sekitar pukul 05.00 WIB, kendaraan tersebut sudah raib.

Korban kemudian berupaya mencari informasi terkait keberadaan motornya. Hingga akhirnya, pada Senin (16/3) sekitar pukul 03.00 WIB, korban mendapat kabar dari rekannya bahwa sepeda motor tersebut tidak lagi terlihat di area parkiran kos.

“Korban mengetahui motornya hilang saat hendak berangkat kerja. Ia juga sempat menerima informasi dari temannya terkait keberadaan kendaraan tersebut,” ujar Anwar, dalam keterangan yang diterima, Rabu (18/3)

Pengungkapan kasus ini bermula dari laporan masyarakat pada Selasa (17/3) sekitar pukul 22.00 WIB. Warga mencurigai adanya transaksi jual beli sepeda motor yang diduga merupakan hasil curian.

Menindaklanjuti informasi tersebut, tim opsnal Reskrim Polsek Sagulung yang dipimpin langsung oleh Iptu Anwar Aris segera bergerak ke lokasi. Hasilnya, dua terduga pelaku berhasil diamankan beserta barang bukti sepeda motor Honda Beat yang diduga milik korban.

“Dari hasil interogasi awal di lapangan, kedua pelaku mengakui bahwa sepeda motor tersebut merupakan hasil pencurian. Selanjutnya pelaku dan barang bukti kami bawa ke Polsek Sagulung untuk proses lebih lanjut,” tegasnya.

Saat ini, pihak kepolisian masih terus melakukan pengembangan guna mengungkap kemungkinan adanya pelaku lain yang terlibat dalam jaringan curanmor tersebut.

“Kasus ini masih kami kembangkan untuk mengetahui apakah ada keterlibatan pihak lain,” pungkas Anwar.

 

Pewarta : Maradona Agusti

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *