Batam | Empat pria harus diamankan aparat kepolisian setelah nyaris menjadi sasaran amukan warga di Perumahan Permata Laguna, Kecamatan Batuaji, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Sabtu (28/2/2026) pagi.

Keempatnya masing-masing berinisial Gf (25), Dip (22), Il (39), dan Dd (28). Mereka diduga melakukan pencurian seekor anjing milik warga sebelum akhirnya tertangkap tangan dan mencoba melarikan diri menggunakan mobil.
Kapolsek Batuaji, AKP Bayu Rizki Subagyo, S.Tr.K., S.I.K, mewakili Kapolresta Barelang Kombes Pol Anggoro Wicaksono, S.H., S.I.K., M.H, menjelaskan bahwa para terduga pelaku datang ke lokasi menggunakan satu unit mobil Toyota Raize berwarna biru.
“Sebelumnya mereka sempat mencoba melakukan pencurian di lokasi lain, namun tidak berhasil. Setelah itu mereka berkeliling mencari sasaran,” ujar AKP Bayu Rizki, Minggu (1/3/2026).
Setibanya di kawasan Permata Laguna, mereka diduga mengambil seekor anjing milik salah seorang penghuni rumah. Aksi tersebut diketahui warga, sehingga memicu kepanikan di antara para pelaku.
Saat berusaha kabur, mobil yang dikemudikan Dip justru menabrak seorang warga dan pagar rumah. Kendaraan tersebut sempat melaju menuju pintu keluar kompleks, namun terhalang kendaraan lain di jalan.
Diduga panik, pengemudi kemudian memundurkan mobil dengan kecepatan tinggi. Akibatnya, mobil menghantam pot bunga serta sejumlah fasilitas rumah warga hingga akhirnya tidak dapat bergerak lagi.
Berdasarkan pantauan di Mapolsek Batuaji, kondisi kendaraan mengalami kerusakan cukup parah. Kaca depan pecah dengan retakan besar, kaca belakang berlubang, bagian depan ringsek, serta kedua spion hancur. Ban sisi kiri, baik depan maupun belakang, juga dalam kondisi kempes dan terdapat bekas benturan di beberapa bagian bodi mobil.
Warga yang geram langsung mengepung kendaraan tersebut sembari menghubungi pihak kepolisian. Tak lama berselang, petugas tiba di lokasi dan mengamankan keempat pria itu untuk menghindari aksi main hakim sendiri.
Dari hasil pengembangan awal, polisi mendapati adanya dugaan keterlibatan para terduga pelaku dalam kasus pencurian lain di wilayah Sagulung pada 12 Februari 2026.
“Sudah kami cek dan koordinasikan, sebelumnya ada laporan pencurian di Sagulung pada 12 Februari. Untuk pendalaman lebih lanjut, kami akan berkoordinasi dengan Polsek Sagulung,” tambahnya.
Sementara itu, laporan dugaan pencurian anjing di Batuaji tetap diproses. Pemilik anjing serta warga yang menjadi korban tabrakan telah dimintai keterangan guna melengkapi berkas penyelidikan.
Polisi menyatakan kasus ini masih dalam tahap pendalaman dan tidak menutup kemungkinan adanya lokasi kejadian lain yang berkaitan dengan para terduga pelaku.
“Masih dalam pengembangan. Jika dari hasil gelar perkara ditemukan cukup bukti, tentu akan kami tingkatkan ke tahap penyidikan,” pungkasnya.
Pewarta : Eko





