Dinkes Batam Siagakan Posko Kesehatan di Enam Titik Transportasi Selama Arus Mudik Lebaran 2026

Kepala Dinkes Batam, Didi Kusmarjadi

Batam  | Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam, Kepulauan Riau, menyiagakan tenaga medis di enam posko pelayanan kesehatan yang tersebar di sejumlah titik transportasi guna melayani masyarakat selama periode arus mudik Lebaran 2026.

Kepala Dinkes Kota Batam, Didi Kusmarjadi, mengatakan keberadaan posko kesehatan tersebut disiapkan untuk mengantisipasi kebutuhan layanan medis bagi para pemudik selama libur Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

“Total ada enam posko yang kami siagakan di titik-titik pergerakan penumpang,” ujar Didi dikutip, Sabtu (14/3).

Ia menjelaskan enam lokasi posko tersebut berada di Bandara Hang Nadim, Pelabuhan Domestik Punggur, Pelabuhan Roro ASDP Punggur, Pelabuhan Sekupang, Pelabuhan Batam Centre, serta Pelabuhan Batu Ampar.

Menurutnya, untuk Bandara Hang Nadim, Pelabuhan Sekupang, dan Pelabuhan Batu Ampar, layanan kesehatan disiapkan dengan sistem on call. Hal ini karena di lokasi tersebut sudah tersedia fasilitas kesehatan dan tenaga medis dari pihak pengelola setempat.

“Di bandara sudah ada klinik dan tim medis, sehingga petugas kami bersifat on call apabila dibutuhkan personel tambahan,” jelasnya.

Sementara itu, posko kesehatan di Pelabuhan Domestik Punggur, Pelabuhan Roro ASDP Punggur, dan Pelabuhan Batam Centre disiagakan secara langsung dengan kehadiran tenaga medis di lokasi.

Didi menambahkan, setiap posko dilengkapi tim pertolongan pertama (P3K) yang terdiri dari dokter dan perawat, serta didukung peralatan medis dasar untuk menangani kondisi darurat yang mungkin terjadi selama arus mudik.

“Tim P3K terdiri dari dokter dan perawat yang dilengkapi peralatan serta obat-obatan kedaruratan dasar untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan selama arus mudik,” katanya.

Selain tenaga medis, posko juga dilengkapi berbagai perlengkapan pendukung seperti tandu, oksigen, obat-obatan, bahan medis habis pakai (BMHP), serta alat kesehatan lainnya.

Ia menjelaskan layanan kesehatan tersebut disiagakan selama periode libur Idul Fitri, yakni mulai 13 Maret hingga 25 Maret 2026. Tenaga medis yang bertugas akan dijadwalkan secara bergantian dari puskesmas terdekat di setiap wilayah.

“Tenaga medis yang turun bergantian sesuai dengan puskesmas terdekat,” ujarnya.

Didi juga mengingatkan seluruh petugas yang berjaga agar selalu memastikan kesiapan peralatan medis serta rutin melaporkan kondisi di lapangan.

Ia berharap keberadaan posko kesehatan tersebut dapat memberikan rasa aman dan membantu para pemudik yang membutuhkan pertolongan medis selama perjalanan mudik Lebaran.

 

Pewarta : Aken

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *