Belakang Padang | Dalam upaya memperkuat peran Posyandu sebagai garda terdepan dalam pencegahan dan pengendalian stunting, Dinas Kesehatan Kota Batam menyelenggarakan kegiatan “Gerakan Posyandu Aktif Kecamatan Belakang Padang Tahun 2025”, yang digelar pada Kamis, 7 Agustus 2025 bertempat di Gedung Nasional Kecamatan Belakang Padang.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program Gerakan Posyandu Aktif yang bertujuan menghidupkan kembali fungsi dan peran strategis Posyandu dalam mendukung program kesehatan ibu dan anak di tingkat kelurahan. Dalam kegiatan tersebut, dilaksanakan penilaian strata kader Posyandu yang diikuti oleh kader dari Kelurahan Tanjung Sari sebanyak 6 Posyandu (dengan total 42 kader) dan Kelurahan Sekanak Raya sebanyak 9 Posyandu.
Tiga Strata Kader Posyandu
Penilaian kader dibagi ke dalam tiga tingkatan keterampilan, yakni:
- Kader Purwa, yang menguasai dasar-dasar pengelolaan Posyandu dan pelayanan balita.
- Kader Madya, yang telah menguasai layanan untuk ibu hamil dan menyusui di samping keterampilan dasar.
- Kader Utama, yang mampu menjalankan seluruh tugas dasar Posyandu dan turut berperan aktif dalam tugas kesehatan masyarakat.
Tim penilai berasal dari tenaga terlatih bersertifikat dari seluruh 21 Puskesmas se-Kota Batam, menjamin objektivitas dan kualitas proses penilaian.
Tujuan Penilaian Strata
Kepala UPT Puskesmas Belakang Padang, Syamsurijal, S.K.M., menjelaskan bahwa penilaian strata ini tidak hanya sekadar formalitas, namun memiliki sejumlah tujuan penting, di antaranya:
- Mengetahui sejauh mana kemampuan kader dalam memberikan layanan.
- Mengidentifikasi kebutuhan pelatihan dan pengembangan kapasitas kader.
- Meningkatkan kualitas layanan Posyandu untuk ibu hamil, balita, dan lansia.
- Mendorong kemandirian operasional Posyandu.
- Mengukur efektivitas program dalam mendukung kesehatan masyarakat.
“Ke depan, setiap kader Posyandu harus memiliki sertifikat sesuai strata kemampuan masing-masing. Ini penting, karena hanya kader yang terregistrasi dan tersertifikasi di Kementerian Kesehatan yang akan berhak menerima insentif,” terang Syamsurijal.
Ia juga berharap melalui kegiatan ini, para kader makin semangat untuk meningkatkan kapasitas diri dan lebih aktif melayani masyarakat.
“Harapan saya, para kader Posyandu tidak hanya sekadar hadir, tapi hadir dengan kemampuan dan dedikasi. Mereka adalah ujung tombak kita di lapangan,” tegasnya.
Dikesempatan itu, Camat Belakang Padang, Abdul Hanafi, SE, yang turut hadir dalam kegiatan ini, menyampaikan apresiasi tinggi kepada Dinas Kesehatan Kota Batam atas inisiatif luar biasa ini. Ia menilai kegiatan ini sebagai langkah konkret dalam memperkuat layanan dasar kesehatan di wilayah pulau.
“Saya sangat mengapresiasi kegiatan Gerakan Posyandu Aktif ini. Para kader adalah pahlawan kesehatan masyarakat. Harapan kami, mereka terus mengasah kemampuan dan tetap semangat dalam melayani warga, terutama dalam upaya pencegahan stunting yang saat ini jadi prioritas nasional,” ujarnya.
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 10.00 WIB ini tidak hanya menjadi ajang penilaian keterampilan, tetapi juga sarana sosialisasi pentingnya Posyandu aktif kepada masyarakat, sekaligus memperkuat komitmen lintas sektor di Kecamatan Belakang Padang dalam mendukung Gerakan Posyandu Aktif secara berkelanjutan.





