H – 1 Hari Raya Idul Fitri 1446 H, Arus Kunjungan ke Belakang Padang Meningkat

Belakang Padang | Sehari menjelang Lebaran Idul Fitri 2025, arus kunjungan penumpang di Pelabuhan Kuning Belakang Padang meroket.

Hal itu lantaran banyaknya warga tempatan yang berada di Kota Batam maupun di luar daerah di Kepri atau luar Kepri pulang kampung untuk merayakan Lebaran Idul Fitri bersama keluarga di Belakang Padang.

Bacaan Lainnya

Selain berlibur lebaran, sebagian dari warga tempatan juga ada warga luar batam atau luar kepri mengunjungi Belakangpadang untuk bertemu kerabat maupun temannya untuk berlebaran di Belakang Padang.

Alhasil, jumlah trip boat pancung dari Pelabuhan Pengumpan Sekupang yang datang ke Belakang Padang itu pun meningkat dari hari biasanya.

Pantauan posmetrobatam.co.id di Pelabuhan Kuning Belakang Padang, Minggu (30/3/2025), terlihat warga yang menjemput lalu lalang di area pintu masuk Pelabuhan Kuning untuk menjemput sanak keluarga atau kerabat.

Pelabuhan Kuning belakang Padang saat itu lebih didominasi penumpang yang mudik ke Belakang Padang . Di luar, parkiran kendaraan di Pelabuhan Kuning itu tampak penuh, dan tak bisa menampung lebih banyak lagi kendaraan.

“Setiap kali Lebaran memang begini bang, warga Batam ke pulau semua. Pelabuhan parkir sempit,” ujar Deni, salah seorang warga yang menjemput keluarganya datang dari Tanjung Pinang untuk berlebaran di Belakang Padang.

Di ponton Pelabuhan Kuning Belakang Padang, masing-masing penambang sudah siaga menurunkan penumpang.

“Alhamdullilah bang, penumpang ramai,” ucap seorang penambang boat pancung.

Sehari menjelang lebaran hingga lebaran pertama, diperkirakan hampir 80 persen warga mudik ke Belakang Padang.

Seorang penambang boat pancung mengatakan, sehari menjelang lebaran hingga lebaran pertama jumlah trip pelayaran boat pancung mengalami peningkatan.

“Iya, alhamdulillah lah bang. Jumlahnya trip boat pancung jauh lebih meningkat sehari mau lebaran dan lebaran pertama jika dibanding hari normal,” ujarnya, Senin (31/3/2025) pagi.

Dari penumpang yang turun dari boat pancung tersebut, kebanyakan mereka membawa barang – barang layaknya mudik antar provinsi. Mereka bepergian bersama keluarga dan rombongan.

“Mau ke tempat saudara di Kp Jawa, biasalah silaturahmi kalau momen Lebaran sudah jadi kebiasaan kami sekeluarga di Belakang Padang,” ujar seorang pemudik dari Jakarta.

Beberapa penumpang lainnya juga demikian, mereka ingin berlebaran ke tempat saudara di pulau Belakang Padang. Bahkan ada yang merupakan warga pulau Belakang Padang namun tinggal dan menetap di Batam atau luar daerah.

Tidak hanya boat pancung yang mengalami peningkatan tapi penarik becak di Belakang Padang juga ketiban rejeki berkah di momen hari kemenangan Idul Fitri 2025.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *