Hardcore Bergema di Kijang, Angry Party #2 Junjung Solidaritas dan Energi Positif

Bintan | Semangat musik keras kembali menggema di Kijang. Komunitas Kijang Hardcore Familia bersama Frekuensi sukses menghadirkan hajatan penuh energi bertajuk Angry Party #2, Sabtu (14/2/2026) di Tempayan Coffee.

Mengusung semangat solidaritas dan kebersamaan, acara ini menjadi ruang temu bagi para pegiat dan penikmat musik hardcore, punk, hingga ska. Penonton disuguhkan deretan penampilan eksplosif dari Project Distraction, Dadcore Syndicate, Caldhera, Efek Samping, Kalamun, Spekta, Murka, Kickass, hingga Mooie Ska Paradise.

Sejak pukul 19.00 WIB hingga 22.45 WIB, atmosfer panas terasa di dalam venue. Setiap band tampil dengan karakter dan warna musik masing-masing, namun tetap berada dalam satu frekuensi: keras, jujur, dan menjunjung solidaritas.

Tak sekadar pesta musik, Angry Party #2 juga membawa pesan tegas sebagai ruang aman bagi semua. Panitia menekankan komitmen: No Drugs! No Alcohol! And Don’t Be a Jerk! Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa musik keras tetap bisa berdiri di atas nilai positif, saling menghormati, dan menjaga persaudaraan.

Ketua panitia, Reza, menegaskan bahwa kegiatan seperti ini perlu mendapat dukungan luas, terutama di tengah derasnya pengaruh negatif media sosial.

“Di era media yang penuh konten negatif, anak muda perlu ruang-ruang positif untuk berekspresi. Salah satunya melalui acara musik seperti ini. Harapannya, ke depan musik hardcore semakin diterima masyarakat dan menjadi wadah ekspresi bagi anak-anak muda untuk menyalurkan semangatnya,” ujar Reza.

Hal senada juga disampaikan salah satu peserta band yang berharap adanya dukungan lebih besar dari pemerintah, terutama dalam hal penyediaan venue.

“Kami berharap ke depan ada dukungan pemerintah karena venue cukup sulit dicari. Mudah-mudahan nanti tersedia wadah yang lebih layak agar kami bisa terus menyalurkan hal-hal positif,” ungkapnya.

Dukungan juga datang dari tokoh masyarakat setempat yang akrab disapa Gentong, yang turut memfasilitasi lokasi acara. Ia menilai kegiatan seperti ini layak mendapat apresiasi.

“Kita sebagai orang tua sangat mendukung kegiatan seperti ini agar anak-anak muda lebih giat melakukan hal-hal positif. Selagi berdampak baik, mari kita dukung penuh,” ujarnya.

Salah satu penampil yang mencuri perhatian adalah Dadcore Syndicate, yang digawangi Ocorn (bass), Olai (vokal), Derry (gitar), Galant (keyboard), dan Dicky (drum). Dengan energi panggung yang solid, mereka sukses membakar semangat crowd.

Angry Party #2 menjadi bukti bahwa skena lokal Kijang tetap hidup, solid, dan berdaya. Musik keras bukan sekadar teriakan perlawanan, tetapi juga simbol kebersamaan dan solidaritas generasi muda.

 

 

Pewarta : Muhamad Tarmiji

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 Komentar

  1. Sukses selalu buat KHCF dan FREKUENSI MUSIC acaranya bagus , positive orangnya² ramah² band nya juga banyak dari hardcore , black metal , thrash metal dan ska keren pokoknya