Hoaks ! Surat Mutasi ASN Catut BKPSDM Bintan, Masyarakat Diminta Waspada Modus Penipuan Digital

Bintan | Pemerintah Kabupaten Bintan mengeluarkan peringatan kepada masyarakat agar lebih waspada terhadap maraknya modus penipuan digital yang mengatasnamakan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Bintan.

Dilansir dari akun resmi media sosial Pemerintah Kabupaten Bintan, Sabtu (9/5), peringatan tersebut disampaikan menyusul beredarnya surat dan pesan mencurigakan terkait mutasi aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan sekolah Pemerintah Kabupaten Bintan yang tersebar melalui aplikasi WhatsApp, telepon, hingga SMS.

Dalam klarifikasinya, Pemerintah Kabupaten Bintan menegaskan bahwa informasi maupun surat yang beredar tersebut merupakan hoaks dan termasuk kategori Imposter Content atau konten tiruan yang sengaja dibuat menyerupai dokumen resmi guna menipu masyarakat.

Surat palsu itu diketahui mencatut nama BKPSDM Kabupaten Bintan lengkap dengan kop surat, tanda tangan, hingga nomor kontak tertentu untuk meyakinkan korban. Modus seperti ini dinilai berbahaya karena berpotensi disalahgunakan untuk meminta data pribadi maupun informasi penting lainnya.

Pemerintah Kabupaten Bintan mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap pesan atau dokumen yang diterima dari sumber yang tidak jelas, terutama yang berisi permintaan data pribadi, arahan tertentu, ataupun ajakan menyebarluaskan informasi.

“Masyarakat diminta untuk selalu melakukan verifikasi melalui kanal resmi Pemerintah Kabupaten Bintan apabila menerima informasi yang mengatasnamakan BKPSDM ataupun instansi pemerintah lainnya,” demikian imbauan yang disampaikan.

Selain itu, masyarakat juga diingatkan untuk lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi di ruang digital guna mencegah semakin meluasnya aksi penipuan siber.

Pemerintah Kabupaten Bintan menegaskan bahwa seluruh informasi resmi terkait kepegawaian maupun layanan pemerintahan hanya disampaikan melalui saluran resmi pemerintah dan bukan melalui pesan pribadi yang mencurigakan.

 

Pewarta : Muhamad Tarmiji

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *