Jalan Kampung Tanjung hingga Kebun Tempang Ditambal Sulam Sepanjang 436 Meter, Warga Kompak Gotong Royong Didukung Donasi Pengusaha

Belakang Padang | Suasana kebersamaan kembali terlihat di Kampung Tanjung, Kelurahan Tanjung Sari. Warga dari dua RW dan sembilan RT bersatu padu melakukan aksi gotong royong tambal sulam jalan yang membentang dari Puskesmas hingga ke Kebun Tempang, dengan panjang sekitar 436 meter.

Bacaan Lainnya

Jalan penghubung ini menjadi akses vital bagi masyarakat, baik untuk menuju fasilitas kesehatan, aktivitas sekolah, maupun aktivitas lainnya. Kondisinya jalan yang sempat bopeng membuat warga kerap mengalami kesulitan. Namun berkat kekompakan masyarakat dan dukungan dari pengusaha lokal, Jumari, jalan yang dulu berlubang kini perlahan kembali layak digunakan.

Kegiatan tambal sulam ini tak lepas dari peran donasi pengusaha Jumari yang turut membantu menyiapkan material. Ia menegaskan bahwa pembangunan kampung bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tapi juga menjadi bagian dari kepedulian bersama.

“Saya hanya ingin membantu agar kampung kita lebih maju. Jalan ini ibarat urat nadi, kalau rusak tentu semua kegiatan warga akan terhambat. Dengan tambal sulam jalan ini, semoga akses ke Puskesmas maupun ke jalan utama menuju pasar dan pelabuhan menjadi lebih lancar dan bermanfaat bagi semua,” ujar Jumari, Minggu (24/8/2025)

Dikesempatan yang sama, Plt. Lurah Tanjung Sari, Nurasikin, memberikan apresiasi tinggi terhadap antusiasme masyarakat yang tetap menjaga semangat gotong royong.

“Tambal sulam jalan ini adalah wujud nyata kepedulian warga terhadap lingkungannya. Terima kasih kepada Bapak Jumari atas bantuannya, serta seluruh masyarakat Kampung Tanjung hingga Kebun Tempang yang bergandeng tangan demi kepentingan bersama. Inilah semangat yang harus terus dijaga,” ungkapnya.

Ia berharap, ada pengusaha pengusaha seperti Bapak Jumari yang mau memberi sumbangsihnya kepada masyarakat untuk kepentingan bersama.

Sementara itu. Ketua RW 4 Kp. Tanjung, Samiran, menuturkan bahwa keberhasilan memperbaiki jalan ini menjadi simbol kekuatan persatuan warga.

“Alhamdulillah, jalan yang dulu banyak bopeng kini sudah jauh lebih baik berkat kerja sama warga dan dukungan dari Bapak Jumari. Ini bukti bahwa kalau kita bersatu, masalah sebesar apapun bisa kita atasi,” katanya.

Kini, dengan kondisi jalan yang lebih baik, warga Kampung Tanjung hingga Kebun Tempang bisa beraktivitas dengan lebih mudah dan nyaman. Anak-anak menuju sekolah tidak lagi khawatir terpeleset, warga yang beraktivitas melalui jalan ini bisa lebih lancar, dan akses menuju Puskesmas dan pasar atau pelabuhan pun menjadi lebih cepat.

Lebih dari sekadar perbaikan fisik jalan, kegiatan ini menegaskan bahwa gotong royong tetap menjadi roh pembangunan di kampung. Bersama-sama, masyarakat Tanjung Sari menunjukkan bahwa kebersamaan adalah kunci untuk mewujudkan perubahan yang nyata.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *