Ketua Pembina Posyandu Sri Rahayu: Silaturahmi Bersama Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam Jadi Penyemangat Kader Posyandu Belakang Padang

(Foto : Ketua Pembina Posyandu Belakang Padang, Sri Rahayu Hanafi bersama Kader Posyandu Belakang Padang)

Belakang Padang | Pemerintah Kota Batam terus menunjukkan komitmen kuat dalam memperkuat layanan kesehatan dasar melalui para kader posyandu yang tersebar di seluruh wilayah, termasuk hinterland seperti Kecamatan Belakang Padang.

Bacaan Lainnya

Hal ini kembali ditegaskan oleh Wali Kota Batam Amsakar Achmad bersama Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra dalam agenda silaturahmi bersama ribuan kader Posyandu dan Kader Kelurahan Siaga, yang berlangsung di Gedung Nasional Kecamatan Belakang Padang, Rabu (30/7/2025).

Dari Kecamatan Belakang Padang sendiri, tercatat sebanyak 238 kader posyandu aktif dari 34 posyandu turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Kehadiran para kader dari pulau-pulau terluar ini menjadi bukti semangat pengabdian yang tak mengenal jarak dan tantangan geografis.

Sri Rahayu, selaku Ketua Pembina Posyandu Kecamatan Belakang Padang, menyampaikan apresiasi dan harapan besar atas perhatian Pemko Batam terhadap para kader. Ia menyebutkan, silaturahmi ini menjadi pemicu semangat baru bagi kader-kader yang telah menjadi ujung tombak pelayanan kesehatan di wilayah kepulauan.

“Harapan saya, dengan adanya silaturahmi Bapak Wali Kota Batam Amsakar Achmad dan Ibu Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra, dapat menjadi motivasi bagi kader untuk terus bekerja dengan semangat, serta mempererat rasa persaudaraan dan solidaritas antar sesama kader posyandu,” ungkap Sri Rahayu.

Di kesempatan tersebut, Ketua Forum Posyandu Belakang Padang, Muhamad Suwardi juga menyampaikan beberapa harapan khusus dari para kader di wilayah hinterland, di antaranya:

1. Fasilitasi BPJS Ketenagakerjaan bagi seluruh kader sebagai bentuk perlindungan kerja.

2. Penyesuaian insentif yang mempertimbangkan kondisi geografis dan biaya transportasi antar pulau yang tinggi.

3. Penyediaan baju seragam kader posyandu untuk memperkuat identitas dan semangat kerja tim.

Disisi lain, Wali Kota Amsakar dalam sambutannya kembali menegaskan komitmen Pemko Batam untuk terus mendukung para kader, termasuk melalui pemberian insentif Rp400 ribu per bulan selama 12 bulan bagi setiap kader aktif.

“Insentif ini adalah bentuk penghargaan kami atas peran besar ibu-ibu kader semua dalam menjaga kesehatan ibu dan anak, gizi masyarakat, dan penurunan angka stunting,” ujar Amsakar.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, juga mendorong para kader untuk turut menyukseskan berbagai program PKK dan menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing, terutama dalam menerapkan PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat).

Dengan sinergi yang terbangun antara pemerintah dan masyarakat, diharapkan kualitas layanan posyandu di Belakang Padang dan seluruh wilayah Kota Batam dapat terus meningkat, menuju generasi yang sehat dan kuat dari pulau-pulau terluar.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *