Kompak dan Peduli, Warga Kampung Jawa RT 002/RW 002 Belakang Padang Gotong Royong Tambal Jalan Berlubang Demi Kenyamanan Bersama

Belakang Padang | Semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan kembali ditunjukkan oleh warga Kampung Jawa RT 002/RW 002, Kelurahan Sekanak Raya, Kecamatan Belakang Padang. Secara swadaya, warga bergotong royong menambal jalan lingkungan yang berlubang dan bopeng, Minggu (18/1)

Aksi gotong royong ini dilakukan sebagai respons atas kondisi jalan yang sudah lama mengalami kerusakan. Lubang dan permukaan jalan yang tidak rata dinilai berpotensi membahayakan pengguna jalan, terutama anak-anak, pengendara sepeda motor, serta warga lanjut usia yang melintas setiap hari.

Dengan peralatan sederhana, warga tampak kompak mengangkut material, mengaduk campuran semen dan pasir, hingga menutup lubang-lubang di badan jalan. Suasana kerja bakti berlangsung penuh keakraban, mencerminkan kuatnya nilai kebersamaan di tengah masyarakat Kampung Jawa.

Material untuk penambalan jalan ini diperoleh dari dukungan Camat Belakang Padang, Abdul Hanafi, SE, yang turut memberikan bantuan bahan bangunan. Selain itu, sebagian material juga merupakan hasil swadaya warga Kampung Jawa RT 002/RW 002 sebagai bentuk partisipasi aktif dalam memperbaiki fasilitas umum di lingkungan mereka.

Ketua RT 002/RW 002 Kampung Jawa, Dika, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh warga serta pihak kecamatan yang telah membantu terlaksananya kegiatan tersebut.

“Gotong royong ini murni dari kepedulian warga terhadap lingkungan tempat tinggal kami. Jalan ini akses utama warga, jadi kalau rusak tentu sangat mengganggu aktivitas sehari-hari. Kami berterima kasih kepada Pak Camat Belakang Padang, Bapak Abdul Hanafi, SE serta warga RT 002/RW 002 atas bantuan materialnya, dan tentu kepada seluruh warga RT 002/RW 002 yang telah meluangkan waktu dan tenaga,” ujar Dika.

Ia berharap, melalui kegiatan ini, kondisi jalan lingkungan menjadi lebih aman dan nyaman untuk digunakan, sekaligus menumbuhkan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Gotong royong tersebut juga menjadi bukti bahwa kolaborasi antara pemerintah kecamatan dan masyarakat mampu memberikan solusi nyata terhadap persoalan lingkungan, khususnya infrastruktur dasar di wilayah permukiman warga. (m. yusuf suhaili)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *